Prokes Wajibkan Pembalap ISSOM GeNose dan Balap Tanpa Penonton

Prokes Wajibkan Pembalap ISSOM GeNose dan Balap Tanpa Penonton

GENOSE - Posisi tenda dan kelengkapan Genose Test di sisi kiri sebelum memasuki Sirkuit Sentul difasilitasi Sirkuit Sentul dan IMI DKI Jaya. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Setelah libur panjang pasca digelarnya putaran pembuka, Kejurnas balap mobil ISSOM kini memasuki putaran kedua. Sirkuit Internasional Sentul di Bogor, Jawa Barat akan menjadi lokasi dengan protokol kesehatan lengkap pada Sabtu-Minggu (12-13/6/2021) bagi seluruh pembalap ISSOM.

Sejumlah pembalap papan atas mulai dari pembalap muda maupun senior sudah melakukan persiapan matang sejak awal pekan ini. Sebut saja ayah-anak yang membela Tim Honda Racing Indonesia, Alvin dan Avila Bahar, Fitri Eri, Vivaldhi Dwi Putra Wijaya, bahkan ada juga youtuber Ridwan Hanif tentu saja akan hadir di Sirkuit Internasional Sentul dengan satu harapan: menang.

Lola Moenek selaku General Manager Sirkuit Sentul mengatakan dari pantauan persiapan sejumlah pembalap sejak Jumat (11/6/2021) sudah sangat siap. Tentu saja, mereka tak saja siap untuk balapan, tapi juga dalam mematuhi proses para pembalap ISSOM pun wajib siap dan patuh mengikuti semua peraturan.

“Persyaratan dari Ibu Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Bogor, dan sesuai dengan surat keputusan dari PP IMI, semua peserta wajib melakukan Genose Test. Mereka (pembalap dan crew) masing-masing orang membayar Rp. 100.000 untuk melakukan genome test itu dan berlaku selama 3 hari. Datang Jumat melakukan genose test, Sabtu juga wajib, Minggu juga begitu, jadi bayar Rp. 100.000 itu untuk 3 hari kedatangan. Sarana untuk test genose itu pun sudah disiapkan, Hasil kerja sama Sirkuit Sentul dan IMI DKI Jaya,” jelas Lola dalam pembicaraan singkat dengan SHNet, Kamis (10/6/2021) malam.

Lola juga menuturkan kalau balapan ISSOM putaran kedua ini akan digelar tanpa penonton karena sudah menjadi kesepakatan bersama demi menghindari penyebaran Covid-19 yang belakangan makin merajalela.

Genose Test ini, menurut Lola tak hanya untuk balapan ISSOM, tapi juga akan dilakukan untuk semua event balap atau pun non-balap yang digelar di Sirkuit Sentul. Posisi tenda dan kelengkapan Genose Test itu berada di sisi kiri sebelum memasuki Sirkuit Sentul.

Semua pembalap ISSOM yang hadir di Sirkuit Sentul sejak Jumat tak ada yang protes dengan genose test ini. Sebaliknya, mereka justru berterima kasih kepada pihak Sirkuit Sentul dan IMI DKI yang menyiapkan fasilitas ini untuk para pembalap. “Bagus dong, jadi kami bisa balapan dengan lebih tenang,” tutur Alvin Bahar. (Nonnie Rering)