Pemerintah Lakukan Uji Coba TAC di Bali, Juli 2021

Pemerintah Lakukan Uji Coba TAC di Bali, Juli 2021

Ilustrasi kunjungan wisman ke Bali (Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

 

SHNet, Jakarta- Pemerintah Indonesia akan melakukan uji coba Travel Corridor Arrangement (TCA) di Bali pada Juli 2021. TCA menyasar wisatawan mancanegara (Wisman) untuk berwisata di Bali

Meski demikian, pembukaan yang ditargetkan Presiden Joko Widodo pada Juli 2021, harus mempertimbangkan potensi penularan Covid-19 baik di dalam maupun luar negeri karena ada beberapa negara lain mengalami lonjakan kasus penularan seperti Malaysia, Singapura, hingga Taiwan.

“TCA ini mudah-mudahan akan tepat waktu, kita terus berkoordinasi dengan K/L terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan Ham, Kementerian Kesehatan, Satgas Covid-19, dan Pemprov Bali. Ini yang perlu kita sikapi dengan baik, di kuartal ketiga ini bisa dilakukan uji coba dengan wisatawan mancanegara dengan penerbangan carter kita terus melakukan finalisasi, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan dan syarat-syarat kedatangan yang sangat ketat dan disiplin, vaksinasi menjadi salah satu syarat wisatawan mancanegara datang ke Bali,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada Weekly Press Briefing, di Gedung Sapta Pesona Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Senin (7/6/2021}.

Selain itu, Menparekraf juga terus mendorong program vaksinasi. Karena untuk dilaksanakan program TCA, target vaksinasi di Bali juga harus tercapai. Targetnya 6 juta vaksin yang didistribusikan berarti ada 3 juta masyarakat di Bali yang akan divaksin. Program vaksinasi terus digenjot karena Bali ini provinsi prioritas yang dicanangkan.

“Memang Juli-Agustus 2021 ini ada kebutuhan vaksin, hal itu juga yang akan kita genjot dan kita prioritaskan. Justru kehadiran Aparatur Sipil Negara dengan program WFB ini bisa meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin diikuti seluruh pelaku parekraf di Bali. Sehingga bisa membangkitkan perkonomian Bali yang menjadi simbol pemulihan parekraf nasional,” katanya.

Menparekraf mengatakan pada uji coba TAC di Bali ini, pihaknya akan menyasar wisman dari Tiongkok, Timur Tengah serta beberapa negara Eropa seperti Ukraina dan Rusia.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf Vinsensius Jemadu menambahkan, butuh proses untuk mengimplementasikan TCA implementasinya. “Kita sepakat wisman yang masuk itu mereka benar-benar sudah divaksin,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, sejak tahun 2017, minat wisatan dari Tiongkok untuk berwisata ke Bali cukup besar. Mereka bahkan rela menggunakan penerbangan carter karena di daerahnya tidak meniliki penerbangan langsug ke Indonesia. (Stevani Elisabeth)