Apa Bedanya Beras Merah dan Beras Putih untuk Diet ?

Apa Bedanya Beras Merah dan Beras Putih untuk Diet ?

SHNet, Jakarta – Beras merah sering dikonsumsi orang-orang yang sedang menjalani diet sebagai pengganti nasi putih. Nasi merah dikenal memiliki lebih banyak serat dan nutrisi yang mampu membantu menurunkan berat badan.

Meski begitu, masih banyak orang-orang yang menjalani diet namun tetap mengkonsumsi nasi putih, hanya saja dengan porsi yang lebih sedikit.
Dikutip dari Halodoc, nasi merah dinilai lebih menyehatkan dibanding nasi putih, sehingga nasi merah sering dijadikan alternatif karbohidrat untuk orang-orang yang sedang menjalani diet.

Berikut adalah beberapa perbedaan yang ada dalam nasi merah dan nasi putih.

Sebelum siap dikonsumsi, beras merah dan beras putih harus melalui beberapa proses hingga akhirnya sampai ke tangan kita. Dalam pengolahannya, beras putih atau oryza sativa melalui proses penggilingan dan pengelupasan kulit luarnya. Sedangkan beras merah atau oryza nivara tidak melalui proses penggilingan dan pengelupasan kulit bagian luar.

Kandungan serat pada nasi merah jauh lebih tinggi dibandingkan kandungan serat yang ada pada nasi putih. Dikutip dari Hellosehat, nasi merah memiliki serat sebanyak 3.5 gram setiap satu gelasnya, sedangkan nasi putih hanya memiliki serat sebanyak 0.6 gram dengan porsi yang sama.

Hal ini terjadi karena beras merah tidak melalui proses pengelupasan kulit luar, sehingga serat yang dikandung oleh beras merah lebih tinggi.

Bagi yang sedang menjalani program diet, jumlah kalori yang ada dalam makanan sangat diperhatikan. Hal ini karena kalori sangat mempengaruhi berat badan. Beras merah mengandung 218 kalori setiap satu gelasnya, sedangkan nasi putih memiliki 242 kalori dengan porsi yang sama.

Meski tak jauh berbeda jumlah kalorinya, banyak yang mengganti nasi putih dengan nasi merah saat menjalani diet.

Seperti yang kita tahu, beras adalah sumber vitamin B yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Vitamin B berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Jika dilihat dari jumlah vitamin B-nya, beras merah memiliki kandungan vitamin B yang lebih banyak dibandingkan dengan beras putih. Dikutip dari Klikdokter, beras merah memiliki kandungan vitamin B6 sebanyak 0,3 mg sedangkan beras putih hanya memiliki 0,1 mg.

Bagi penderita diabetes, makanan dengan indeks glikemik yang tinggi merupakan hal yang paling dihindari. Dikutip dari Hellosehat, Indeks glikemik merupakan kemampuan makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Semakin rendah indeks glikemik makanan yang dikonsumsi, maka semakin aman dikonsumsi.

Beras merah memiliki indeks glikemik sebesar 55, sedangkan beras merah sebesar 86. Hal ini menyebabkan beras merah lebih sehat dikonsumsi sehari-hari, terutama bagi penderita diabetes.

Dari beberapa perbedaan di atas, menunjukkan bahwa nasi merah lebih efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Bagaimana menurutmu? ( maya han)