Mulai 1 Juli 2021 Inggris Izinkan Mahasiswa Internasional Lulusan Inggris Bekerja melalui...

Mulai 1 Juli 2021 Inggris Izinkan Mahasiswa Internasional Lulusan Inggris Bekerja melalui Skema “Jalur Lulusan”

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins

SHNet, Jakarta-Siswa internasional yang sudah menyelesaikan gelarnya di universitas-universitas di Inggris sekarang dapat tinggal di sana untuk bekerja atau mencari pekerjaan setelah studi mereka selama 2 tahun, atau 3 tahun untuk mahasiswa Doktoral. Jika Anda memenuhi kriteria tertentu untuk suatu pekerjaan, Anda bisa mengajukan aplikasi untuk tetap bisa berada di Inggris, dan langkah selanjutnya bisa mengajukan aplikasi untuk kewarganegaraan Inggris.

Pendaftaran “Jalur Lulusan” baru ini akan dibuka pada 1 Juli 2021. Saat ini tercatat ada sekitar 500.000 siswa internasional tiap tahunnya, yang memilih untuk sekolah di Inggris, menjadikannya salah satu tujuan paling populer dan beragam bagi siswa. Inggris membuat perubahan ini sebagian untuk mempertahankan siswa internasional yang tercerdas dan terbaik.

Siswa Internasional akan terus berkontribusi kepada masyarakat dan ekonomi Inggris pasca studi. Dengan berbekal pengalaman di awal karir yang mereka mulai di Inggris dan membagikan pengalaman tersebut saat mereka pulang ke negara masing-masing, para siswa ini akan membangun hubungan antara Inggris dan negara asal mereka, hal ini akan menghubungkan Inggris dengan dunia.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengungkapkan suka citanya terhadap pengumuman ini dan mengatakan ada sekitar 3.500 warga negara Indonesia yang belajar di Inggris setiap tahunnya. Kedengarannya banyak, tukas Owen, tetapi angka ini tidak sebanding dengan jumlah pelajar dari Cina yang menembus angka 100.000 dan 17.500 pelajar dari Malaysia. Beliau berharap perubahan kebijakan seperti ini dapat membantu menarik lebih banyak WNI untuk memilih belajar di Inggris.

“Sekarang Inggris tidak hanya menawarkan pendidikan yang hebat di beberapa Universitas terbaik di dunia, dengan ribuan siswa internasional di sana; Inggris juga menawarkan kesempatan kepada para generasi muda ini untuk memulai atau melanjutkan karir mereka di Inggris”, jelas Owen.

Owen menjelaskan pada tahun-tahun awal yang berharga setelah lulus dari gelar sarjana, magister atau doktoral, mahasiswa internasional dapat mengembangkan diri mereka dengan bekerja di beberapa sektor terkemuka dunia Inggris seperti IT, FinTech, Biomedis dan Ilmu Hayati, Teknik, Konsultasi, dan lainnya. “Hal ini akan membangun kesempatan besar bagi hubungan Inggris dan Indonesia untuk berkembang secara luas terutama saat para WNI berbakat ini kembali ke Indonesia dan berbagi pengalaman kerja yang mereka dapatkan di Inggris”, tukas Owen.

Sebelum mendaftarkan diri untuk “Jalur Lulusan”, mahasiswa internasional harus menyelesaikan kursus yang memenuhi syarat di penyedia pendidikan tinggi Inggris, dengan rekam jejak kepatuhan dan persyaratan imigrasi pemerintah Inggris. Mahasiswa yang sudah berada pada “Jalur Lulusan” akan dapat bekerja atau mencari pekerjaan setelah studi mereka selesai untuk jangka waktu maksimal 2 tahun, atau 3 tahun untuk mahasiswa S3.

Imigrasi Berbasis Poin

Peluncuran “Jalur Lulusan” ini adalah bagian dari langkah-langkah dari pemerintah Inggris untuk memberikan sistem imigrasi berbasis poin, yang akan menarik bakat dan memastikan bahwa bisnis dapat merekrut orang-orang yang paling berkualitas dari seluruh dunia untuk mendorong perekonomian Inggris.

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa memberi kesempatan kepada Inggris untuk mengendalikan perbatasannya sendiri – dan sekarang Inggris memperlakukan orang-orang di seluruh dunia secara setara, tidak lagi memperlakukan orang secara berbeda berdasarkan kewarganegaraan mereka.

Menteri Perbatasan dan Imigrasi Kevin Foster mengatakan, saat Inggris bangkit kembali dari pandemi global, negara ini menginginkan talenta paling cemerlang di dunia, yang bercita-cita berkarir di tingkat tertinggi di bidang bisnis, sains, seni, dan teknologi untuk melihat Inggris sebagai tempat yang cocok untuk memenuhi aspirasi mereka.

“Perubahan yang diumumkan hari ini akan memastikan bahwa setelah siswa internasional menerima kualifikasi tertinggi dari salah satu lembaga pendidikan terkemuka dunia, mereka dapat dengan mudah mengamankan status yang mereka butuhkan untuk terus tinggal, bekerja, dan memenuhi impian mereka di Inggris”, ujar Kevin.

Sebagaimana dirinci dalam Aturan Keimigrasian Inggris yang dipaparkan di Parlemen Inggris kemarin (4/3), aplikasi untuk “Jalur Lulusan” dibuka pada 1 Juli 2021, untuk siswa internasional yang berhasil menyelesaikan gelar di tingkat sarjana atau lebih tinggi di Inggris.

“Jalur Lulusan” ini tidak akan disponsori, yang berarti pelamar tidak memerlukan tawaran pekerjaan untuk mendaftarkan diri. Tidak akan ada persyaratan gaji minimum atau batasan jumlah. Lulusan dalam jalur ini akan dapat bekerja secara fleksibel, berganti pekerjaan, dan mengembangkan karier sesuai yang mereka perlukan.

Jalur baru ini akan membantu Inggris mencapai ambisi yang ditetapkan dalam Strategi Pendidikan Internasional Inggris untuk meningkatkan jumlah siswa internasional di pendidikan tinggi di Inggris menjadi 600.000 pada tahun 2030.

Konsesi virus corona bagi siswa yang tidak dapat melakukan perjalanan ke Inggris karena pandemi juga telah diperpanjang, setelah mempertimbangkan berbagai hambatan yang dihadapi banyak orang akibat pembatasan perjalanan internasional.

Para pendaftar yang akan memulai studi mereka di Musim Gugur 2020 sekarang memiliki waktu hingga 21 Juni 2021 untuk memasuki Inggris (diperbarui sejak 6 April 2021) agar memenuhi syarat untuk Jalur Lulusan. Siswa yang memulai studi mereka pada bulan Januari atau Februari 2021 harus sudah berada di Inggris sebelum 27 September 2021.

“Jalur Lulusan” dikeluarkan saat Inggris juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan rute imigrasi baru lainnya yang akan membantu perusahaan perintis (startups) dan perusahaan yang berkembang pesat merekrut bakat yang mereka butuhkan untuk berinovasi dan tumbuh, sebagai bagian dari langkah bagi pekerja pendatang berketerampilan tinggi, sebagaimana tercantum dalam Anggaran Pembelanjaan Inggris Rabu kemarin.

Sebagai bagian dari “Jalur Lulusan” ini, para pekerja pendatang berketerampilan tinggi yang memiliki tawaran pekerjaan dari perusahaan yang mumpuni akan memenuhi syarat untuk mendapatkan visa tanpa perlu sponsor atau dukungan pihak ketiga.(sur)