Bahasa Desain Masa Depan Lexus diharapkan Realisasi pada 2025

Bahasa Desain Masa Depan Lexus diharapkan Realisasi pada 2025

CITRA - Lexus LF-Z Electrified Concept merupakan citra masa depan yang menunjukkan arah evolusi style Lexus di masa yang akan datang. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Dalam rilis yang diterima SHNet, pada Rabu (31/3/2021) dikatakan, Lexus mengadakan World Premiere untuk Lexus LF-Z Electrified Concept, pada Rabu (30/3/2021) di Jakarta.

Sebuah Battery-Electric Vehicle (BEV) Concept yang merupakan simbol transformasi merek Lexus yang menggabungkan performa, desain, dan teknologi mengemudi yang diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2025.

Lexus LF-Z Electrified Concept merupakan citra masa depan yang menunjukkan arah evolusi style Lexus di masa yang akan datang. Bentuk yang sederhana dan menawan terlihat pada proporsi badan yang kuat dengan tampilan Lexus yang khas. Hal ini sangat terlihat pada bentuk bodi Lexus LF-Z Electrified Concept yang dimulai rendah di bagian depan, sebagai representasi yang membumi, dan perlahan naik yang menegaskan evolusi pada visi Lexus.

Lexus mengembangkan simbol ikonik yang menjadi ciri identitas Lexus yakni Spindle Shape, yang saat ini sangat terlihat jelas di bagian grille seluruh model Lexus. Kali ini Spindle Shape telah diaplikasikan sebagai desain Lexus LF-Z Electrified Concept yang dinamakan Spindle Body Architecture. Tujuannya adalah untuk menciptakan desain tiga dimensi yang mengubah bentuk kendaraan konsep ini menjadi ikon Lexus dan untuk terus mengembangkan gaya fungsional yang mengikuti pesatnya perkembangan teknologi.

Lexus Driving Signature

Performa keseluruhan LF-Z Electrified Concept mengusung tema “Lexus Driving Signature”, sebuah pengalaman berkendara Lexus yang unik yang bertujuan untuk menciptakan harmonisasiantara pengemudi dan kendaraan dalam semua situasi berkendara.

Lexus Driving Signature terlihat dari platform yang didesain khusus untuk BEV, di mana baterai diposisikan secara memanjang di bawah lantai kendaraan agar sasis lebih kuat dan pusat gravitasi kendaraan lebih rendah untuk menghasilkandinamika berkendara yang lebih baik. Selain itu, desain ini membantu untuk mengurangi getaran dan suara yang dapatmemasuki kabin penumpang. Dalam setiap inovasinya, Lexus selalu memprioritaskan kenyamanan dan ketenangan berkendara sebagai bagian dari DNA Lexus.

Lexus LF-Z Electrified Concept memiliki penggerak yang dapat dirubah dari Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD) atau All Wheel Drive (AWD) dengan menggunakan teknologi yang dinamakan DIRECT4. Teknologi ini menggunakan torsi instan dari tenaga penggerak motor listrik untuk secara bebas mengatur perputaran keempat roda yang menghasilkan performa mengemudi optimal dan sangat fleksibel, yang membedakannya dari teknologi konvensional.

Tenaga instan dan sistem penggerak DIRECT4 dikawinkan dengan teknologi Steer-by-Wire yang merupakan teknologi yang meningkatkan driving precision agar semakin menyatu dan serasi dengan tujuan pengemudi. Sistem full electric ini mengurangi getaran jalanan yang tidak diinginkan dan menghasilkan respon yang lebih cepat diantara pengoperasian kemudi dan tenaga penggerak. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk berbelok dengan radius putar yang lebih kecil.

DIRECT4 dan Steer-By-Wire merevolusi cara pengemudi dan kendaraan bisa melaju di jalan dengan percaya diri. Dengan menggabungkan teknologi elektrifikasi dan teknologi vehicle motion controls yang telah lama dikembangkan, Lexus bertujuan untuk memperkuat performa berkendara dengan cara memperkuat hubungan di antara pengemudi dengan kendaraannya. Sinergi ini dihasilkan dengan memusatkan pengemudi di dalam Tazuna Cockpit.

“Tazuna” Konsep Interior Masa Depan

Untuk mewujudkan human-centered approach yang telah menjadi dasar merek Lexus sejak kelahirannya, ruang kemudi Lexus LF-Z Electrified Concept dirancang berdasarkan konsep baru “Tazuna”. Tazuna adalah istilah Jepang yang menjelaskan penggunaan tali kekang untuk mengendalikan seekor kuda. Posisi dan fungsi setiap titik di dalam kabin telah di desain dengan cermat untuk dapat melayani pengemudi masa depan dengan sebaik-baiknya.

Penggunaan konsep Tazuna didukung oleh all-new multi-screen interface. Terinspirasi dari bentuk kupu-kupu hitam, layar-layar ini ditempatkan di sepanjang garis pandangan alami pengemudi. Selain itu, tombol-tombol di lingkar kemudi, tampilan head-up display, sistem navigasi, sistem audio, dan driving mode, dapat dioperasikan tanpa menggerakkan garis pandang pengemudiyang dapat mengurangi konsentrasi berkendara.

Pengemudi dapat berinteraksi dengan Artificial Intelligence (AI) melalui sentuhan atau suara saat mengemudi Lexus LF-Z Electrified Concept. Sistem AI mempelajari preferensi dan karakteristik perilaku pengemudi dan memberikan bantuan berkendara kepadanya. Komunikasi melalui suara akan berkontribusi pada peningkatan pengoperasian saat mengemudi. Sistem pengenalan suara menggunakan AI terbaru untuk mengenali, mempelajari, dan beradaptasi dengan kebiasaan dan preferensi pengemudi dan akan mendukung kebutuhan pengemudi disaat berkendara seperti menentukan rute mengemudi dan bahkan membuat reservasi restoran.

Interior Lexus LF-Z Electrified Concept merupakan pengalaman menakjubkan untuk semua penumpang. Panoramic Roof memberikan kesan terbuka di dalam ruang interior dengan menggunakan kaca electrochromic dan dilengkapi dengan fungsi redup untuk privasi dan pengaturan cahaya di dalam kabin kendaraan.

Di bagian tengah atap terdapat panel sentuh yang menghubungkan jok depan dan belakang yang digunakan sebagai media komunikasi antar penumpang. Kursi belakang yang dapat direbahkan dilengkapi dengan fungsi pijat, dan Next Generation Mark Levinson Audio System dapat menghasilkan pengalaman audio layaknya sebuah ruang konser. Dengan fungsi Next Generation Sound Management, active noise cancellation dapat memfasilitasi interaksi atau privasi di antara penumpang, menyediakan ruang interior yang mengutamakan kenyamanan untuk seluruh penumpang

“Lexus LF-Z Electrified Concept adalah kendaraan yang pertama yang menggunakan platform listrik baru, untuk memberi daya pada setiap roda secara terpisah dengan teknologi DIRECT4, dan menghadapi jalanan dengan Steer-By-Wire. Semua inovasi ini lahir dari filosofi Lexus Driving Signaturebahwa kendaraan kami merupakan perpanjangan tangan dari intensi manusia” ujar Koji Sato.

Lexus Indonesia ingin memperluas tanggapannya terhadap meningkatnya minat untuk mobil listrik di Indonesia, termasuk pengembangan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV). Seiring dengan rencana Lexus untuk memperkuat visi Lexus Electrified, Lexus Indonesia juga senantiasa akan meningkatkan ownership experience untuk ekosistem Lexus Electrified di Indonesia.

“Dengan pengalaman lima belas tahun dalam pengembangan teknologi elektrifikasi, Lexus sangat siap untuk menghadapi the future of luxury mobility. Untuk para Lexus enthusiasts, nantikan peluncuran rangkaian Lexus Electrified Models di Indonesia” ucap Meinisa, General Manager Lexus Indonesia. (Nonnie Rering)