Kembangkan Desa Wisata, ASPPI Gandeng ASIDEWI

Kembangkan Desa Wisata, ASPPI Gandeng ASIDEWI

SHNet, Jakarta – Berbagai upaya terus dilakukan para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan potensi pariwisata di Tanah Air di tengah deraan pandemi Covid-19.

Terbaru, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menggandeng Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) untuk mengembangkan potensi desa wisata
di wilayah Indonesia.

“Potensi desa wisata sangat besar sehingga kami sepakat untuk melakukan kerjasama dalam hal peningkatan peran terhadap pengabdian masyarakat
dalam hal pengembangan desa wisata di wilayah Indonesia,” jelas Safor Madianto, Ketua Umum ASPPI, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/2).

Dari tahun ke tahun, jumlah desa wisata di Indonesia tumbuh sangat pesat. Hingga akhir 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1.734 desa
wisata dari total 74 ribuan desa di Indonesia.

Lebih lanjut Safor menuturkan nantinya ASPPI maupun ASIDEWI akan saling mendukung dalam pelaksanaan program pengembangan,
pendampingan dan pembangunan desa wisata.”Tentunya kami juga akan bahu membahu mempromosikan produk desa wisata ke seluruh masyarakat luas,” imbuhnya.

Peningkatan skill Sumber Daya Manusia (SDM) desa wisata, lanjut Safor, juga turut dilakukan untuk menjadi pelaku desa wisata yang profesional.

Maraknya kemunculan desa wisata pada satu dasawarsa terakhir menjadi potensi besar dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
Karakteristiknya yang mampu menjaga kuat kearifan lokal, lingkungan, dan memberdayakan ekonomi warga membuat desa wisata makin layak diperhitungkan.

Sementara itu Andi Yuwono Ketua Umum ASIDEWI sangat menyambut baik kerja sama antara ASPPI dan ASIDEWI ini dalam rangka mendorong
kemajuan desa wisata. Andi Yuwono juga mengingatkan pentingnya peran desa wisata dalam pembangunan pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia.

Karena Desa Wisata merupakan pengejawantahan dari konsep Pariwisata Inti Rakyat yang mengandung arti bahwa masyarakat desa memperoleh manfaat
sebesar-besarnya dalam pengembangan pariwisata.

Lebih lanjut kata Andi, Masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan pariwisata dalam bentuk pemberian jasa dan pelayanan yang hasilnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat diluar aktifitas mereka sehari-hari. Dan hal ini dapat dicapai melalui keterlibatan masyarakat desa dalam setiap aspek pariwisata yang ada di desa tersebut. (Ina)