“Big Innovation” LLDIKTI Wilayah III, 2021

“Big Innovation” LLDIKTI Wilayah III, 2021

,
Kepala LLDIKTI III, Prof Agsu Setya Budi, kedua kanan, Sekretaris Lembaga, Dr. Yaya Jakaria, S.Si, MM, kanan , saat pertemuan dengan media, di Jakarta, Jumat (19/2/2021)

SH-Jakarta-Kinerja pendidikan tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDikti Wilayah III  sepanjang tahun 2020  berada dalam situasi yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, yaitu masih dalam masa pandemi yang penuh tantangan dan perubahan yang begitu cepat serta penuh ketidakpastian. Dalam hal ini, insan dikti dituntut mampu beradaptasi menggunakan kreativitas dan inovasi dalam pemanfaatan teknologi.

Pada pertemuan dengan Media, yang di buka Kepala LLDIKTI III, Prof Agsu Setya Budi, Jumat (19/2), Sekretaris Lembaga, Dr. Yaya Jakaria, S.Si, MM menuturkan pada 2020 , LLDikti Wilayah III Jakarta menaungi 312 Perguruan Tinggi, yang terdiri dari 5 Perguruan Tinggi Negeri dan 307 Perguruan Tinggi Swasta, diantaranya sebanyak 10 Universitas dan 2 Sekolah Tinggi telah mendapat Akreditasi Unggul (A).

Bersamaan dengan hal tersebut, pada tahun 2020 telah terdapat 1.865 Program Studi, dari yang sebelumnya pada 2019 adalah sebanyak 1.796 Prodi. Jumlah Mahasiswa yang terdaftar di Lingkungan LLDikti Wilayah III dalam 5 tahun terakhir telah mencapai 717.187 mahasiswa.

Menurut Yaya Zakaria, persentase terbesar terdapat pada mahasiswa Universitas yaitu sebanyak 74% dan tertinggi kedua pada mahasiswa Sekolah Tinggi yaitu 13%. Pada perguruan-perguruan Tinggi yang berada di bawah LLDIKTI Wilayah III Jakarta, juga telah berhasil menghasilkan sebaran publikasi internasional mencapai 1.699 dan publikasi nasional sebanyak 12.206.

Terjadi perubahan program beasiswa di 2020, yaitu Bantuan UKT/SPP dan KIP Kuliah (semula adalah Bidikmisi), sedangkan Beasiswa PPA ditiadakan di tahun 2020. Persentase penetapan beasiswa tersebut adalah berupa pemberian kuota beasiswa KIP Kuliah sebanyak 3.810 penerima dan bantuan UKT sebanyak 37.340 kuota penerima.

Sementara Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala Lembaga menambahkan bahwa pencapaian selama tahun 2020 adalah buah dari transformasi dan sinergi yang dilakukan oleh LLDIKTI Wilayah III, bersama-sama harus terus semangat untuk melayani sepenuh hati dalam memajukan LLDIKTI, serta selalu menjaga kesehatan tetap menerapkan 3M.

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, namun masih banyak PR yang harus dikerjakan.

“Terimakasih sekali lagi, untuk seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu dan semoga LLDIKTI III terus menjadi pelopor untuk Peningkatan Kualitas Layanan dan fasilitasi mutu Perguruan Tinggi. Kita harus terus semangat dalam melayani sepenuh hati, berinovasi, dan berkolaborasi untuk menggapai prestasi. Salah satunya resolusi tahun 2021 ini untuk menciptakan Perguruan Tinggi yang unggul dan berakreditasi A, memastikan jurnal-jurnal Perguruan Tinggi telah terakreditasi Sinta 1-6, memastikan laboratorium yang memadahi dan canggih, serta mengadakan Seminar Nasional dan Internasional Konsorsium. Selain itu, jangan lupa untuk tetap menerapkan 3M dan menjaga Kesehatan diri.” tutup Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc.

Suasana bincang LLDIKTI III dengan media

Rencana Tahun 2021

Hampir semua Perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III Jakarta dapat beradaptasi dalam hal pembelajaran dengan bantuan teknologi. Dengan semangat adaptasi tinggi dan gotong royong luar biasa dari dosen, mahasiswa, dan kesungguhan pimpinan perguruan tinggi, maka pembelajaran bisa terus berlangsung hingga hari ini.

Dalam aspek penelitian dan pengabdian masyarakat, ada begitu banyak inovasi yang dihasilkan serta kontribusi dari relawan COVID-19. Selain itu, program Kampus Merdeka Merdeka Belajar sebagai transformasi pendidikan yang diusung Ditjen Dikti Kemendikbud akan tetap dikedepankan pada tahun 2021 ini.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui LLDikti Wilayah III papar Agus, juga mengemas berbagai program untuk para dosen, di mana dosen dapat magang di industri maupun lembaga riset dan mitra-mitra perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Selain itu, diluncurkan juga program pendanaan berbasis sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia industri, melalui matching fund melalui platform Kedaireka.

Selain itu, Bangkit 2021 dan Kampus Mengajar yang baru-baru ini diluncurkan juga merupakan pendukung dari program Kampus Merdeka. “Kami berharap dari program-program yang digagas oleh Dikti Kemendikbud ini, mahasiswa lulus menjadi sarjana-sarjana unggul yang siap masuk dunia kerja dan menciptakan lapangan kerja.

Lebih lanjut Kepala LLDIKTI Wilayah III mengatakan,   tahun 2021 ini, Perguruan tinggi diharapkan  akan terus bertransformasi menjadi lebih lincah dan adaptif terhadap perubahan, berorientasi pada masa depan dengan berbagai program studi yang bermitra erat dengan perusahaan kelas dunia dan mitra perguruan tinggi kelas dunia, serta lebih adaptif dan sinergis dengan kebutuhan dunia kerja. (sur)