Lucky Sastrawiria Jabat Plt. Ketua Umum Pengprov Pordasi DKI Jakarta

Lucky Sastrawiria Jabat Plt. Ketua Umum Pengprov Pordasi DKI Jakarta

MENGENDALIKAN - Lucky Satrawiria menyatakan siap ditunjuk oleh pengurus Pordasi DKI Jakarta untuk mengendalikan sementara organisasi berkuda di Jakarta ini. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Setelah kepergian Ketua Umum Pengprov Pordasi DKI Jakarta, Alex Asmasoebrata, pada 2 Januari lalu, pengurus Pordasi DKI lantas sepakat menunjuk Lucky P Sastrawiria sebagai pelaksana tugas (plt) Ketua Umum.

Kesepakatan tersebut, menurut Fatchul Anas selaku Dewan Pembina Pordasi DKI Jakarta, diambil setelah 15 orang pengurus, termasuk pengurus inti dan Dewan Pembina Pordasi DKI Jakarta mengadakan rapat pleno di Kurnia Stable, Pasir Angin, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/1/2021).

“Pada rapat pleno kemarin, peserta bersepakat menunjuk Lucky P. Sastrawiria sebagai pelaksana tugas organisasi, dan Lucky pun siap untuk itu,” kata Anas saat dihubungi, Senin (25/1/2021).

Anas menambahkan, penunjukan Lucky sebagai pelaksana tugas bukan asal-asalan. Selain sesuai dengan aturan main organisaasi yang ditetapkan dalam AD/ART, Lucky bukan orang kemarin di Pordasi.

Lucky, kata Anas, bukan orang baru di Pordasi DKI Jakarta. Politikus Partai Demokrat yang pernah duduk di DPRD Jakarta tiga periode itu adalah mantan Ketua Umum Pordasi Jakarta. “Dia sangat paham dunia berkuda, oleh sebab itu, kami secara aklamasi menunjuk dia sebagai Plt,” kata Anas.

Sementara Lucky dalam keterangannya melalu hubungan telepon mengatakan, dirinya memang menyatakan siap ditunjuk oleh pengurus Pordasi DKI Jakarta untuk mengendalikan sementara orrganisasi ini.

“Saya tidak bisa menolak keputusan aklamasi teman-teman yang menunjuk saya sebagai pejabat pelaksana tugas. Insya Allah, paling telat enam bulan ke depan, Pordasi DKI Jakarta akan memiliki Ketua Umum baru sesuai dengan mekanisme organisasi,” ujarnya.

Penyuka kuda pacu ini menambahkan, sebelum musyarawarah provinsi luar biasa dihelat, dirinya akan membentuk kepanitiaan, menertibkan aturan organisasi dengan cara melakukan verifikasi klub dan mencarikan sosok Ketua Umum yang pas untuk memimpin Pordasi DKI Jakarta.

“Klub tidak boleh asal-asalan, harus jelas alamatnya, stable-nya dimana, kepengurusannya bagaimana. Mereka harus tertib organisasi bila menjadi anggota Pordasi DKI Jakarta,” tegasnya.

Setelah ditunjuk menjadi Plt, kata Lucky, Ia akan melaporkan keputusan ini kepada PP Pordasi dan KONI DKI Jakarta selaku pembina cabang olahraga di DKI Jakarta.

Lebih jauh Lucky mengatakan, Musprovlub Pordasi DKI Jakarta akan digelar paling lambat pada Juli 2021, meskipun tidak menutup kemungkinan dipercepat.

“Lebih cepat lebih baik. Bisa jadi Musprovlub akan diselenggarakan usai lebaran atau bulan puasa sekalian buka bersama,” tuturnya.

Ketika ditanya, apakah dia akan maju menjadi calon Ketua Umum Pordasi DKI Jakarta pada Musprovlub mendatang? Dijawab bahwa sama sekali dirinya tidak memiliki keinginan mencalonkan diri menjadi Ketua Umum.

“Tugas saya hanya satu, mengantarkan organisasi ini melakukan Musprovlub hingga terpilihnya Ketua Umum baru,” ucapnya.

Ia meniai masih banyak calon yang layak memimpin Pordasi DKI Jakarta, asalkan mereka dipilih secara demokratis. “Saya tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum. Kendati demikian, saya berjanji akan mencarikan sosok yang pas demi kejayaan Pordasi DKI Jakarta,” katanya menambahkan.

Lucky menegaskan dirinya akan mengajukan beberapa kriteria untuk calon Ketua Umum mendatang. Di antaranya seorang calon harus memiliki kapasitas dan kapabilitas. Selain itu, ini tak kalah penting, memiliki akses dan link yang kuat di pemerintahan, bukan sekadar punya uang!”

Sebelum mengakhiri pembicaraan, Lucky menyatakan, “Pordasi DKI Jakarta akan berjuang terus agar pacuan kuda dan equestrian kembali bersatu di lapangan Pulomas, Jakarta Timur, sebagaimana sebelum Asian Games 2018.” (Nonnie Rering)