Ikuti Tur Virtual Gratis, Temukan Surga Tersembunyi di Desa Wisata

Ikuti Tur Virtual Gratis, Temukan Surga Tersembunyi di Desa Wisata

Pantai Ngurboat di Pulau Kei, Maluku Tenggara terkenal dengan butiran pasirnya yang halus di Indonesia dan dunia. (Dok. www.wisatapulauindonesia.com)

SHNet, Jakarta– Ratusan desa wisata di Indonesia tak hanya kaya akan keindahan alam, budaya dan kearifan lokalnya saja, tetapi juga memiliki surga tersembunyi yang mungkin selama ini belum diketahui oleh banyak orang.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Traval.co menguak surga tersembunyi yang ada di 10 desa wisata Indonesia lewat tur virtual.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno dalam webinar yang bertajuk “Virtual Indonesia-Surga yang Tersembunyi”, di Jakarta, Rabu (27/1/2021). (Dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf RI)

“Kemenparekraf dukung pengembangan desa wisata. Target tahun 2024, ada 244 desa menjadi desa yang maju, mandiri dan tersertifikasi desa wisata berkelanjutan. Untuk itu Kemenparekraf melakukan kolaborasi dengan Asosiasi Desa Wisata (Asidewi), Kemendes PDTT, Traval.co, penggiat ekonomi kreatif dengan konsep kolabirasi pentahelix,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam webinar Virtual Indonesia: Surga yang Tersembunyi, di Jakarta, Rabu (27/1/2021)

Menparekraf mengatakan, sebanyak 10 desa dan kawasan wisata akan ditampilkan dalam kegiatan tur virtual tersebut. 10 desa dan kawasan wisata tur virtual ini terdiri dari, Pulau Banyak di Aceh Singkil, Desa Belibak Kepulauan Anambas, Desa Kawangduwur Kabupaten Kebumen, Desa Wisata Nanas Madu Kabupaten Pemalang, Desa Bayan Lombok Utara, Kawasan Kabola Pulau Alor, Desa Aisandami Teluk Wondama, Desa Bajo Mola Kepulauan Wakatobi, Desa Ngilngof Kepulauan Kei, dan Desa Sebujit, Bengkayang.

Ia berharap, dengan dilaksanakannya tur virtual ini, masyarakat dapat berkesempatan untuk mengenal lebih dalam lagi, lebih baik lagi, lebih luas lagi apa itu desa wisata dan kebudayaan lokal.

“Mari kita berkunjung ketika masa pandemi berakhir. Kita pastikan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dengan 3G, yaitu Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), Gaspol (garap semua potensi usaha untuk lapangan pekerjaan). Dan kita usung dewi dewa, yakni desa wisata, desa wow,” ujar Sandi bersemangat.

.CEO Traval.co Julius Bramanto mengatakan dalam tur virtual kali ini pihaknya juga berkolaborasi dengan Caventer untuk mengkurasi 10 desa wisata yang terpilih dari ratusan bahkan ribuan desa wisata yang ada di Indonesia.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengembangkan pariwisata yang berbasis komunitas. Kami berharap acara ini dapat menginspirasi anak-anak muda dari seluruh daerah lain untuk terus berinovasi dalam membangun daerahnya masing-masing,” katanya

Salah satu desa wisata yang bisa kamu nikmati keindahannya adalah Desa Ngilngof yang ada di Kepulauan Kei di Maluku Tenggara. Manajer Pengelola Desa Wisata Ngilngof, Ronald Teto mengatakan desa wisata ini terkenal akan keindahan pasir pantai yang unik

“Desa Ngilngof cukup dikenal dengan Pantai Ngurblooat yang dikenal unik karena butiran pasirnya yang halus. Hasil rilis National Geographic menyebutkan Pantai Ngurbloat dinobatkan sebagai pantai dengan butiran pasir terhalus di Indonesia, Asia, bahkan di dunia,” kata Ronald.

Ia menambahkan, infrastruktur di Desa Ngilngof juga sudah bagus. Bahkan desa ini sudah mengenal digital. “Kami juga sudah berkolaborasi dengan Politeknik di Tual untuk penataan dan pelestarian lingkungan. Selain itu, kami membuat hand sanitiser dengan ramuan sendiri.” Ungkap Ronald.

Tertarik menemukan surga tersembunyi di 10 desa wisata Indonesia ini, kamu bisa ikut tur virtual gratis yang ditayangkan di YouTube Pesona Indonesia mulai 30 Januari hingga 28 Februari 2021, setiap Sabtu dan Minggu, mulai pukul 10.00 WIB. (Stevani Elisabeth)