Cleantech Solar Gandeng PT Elangperdana Tyre Industry Sediakan Energi Tenaga Surya...

Cleantech Solar Gandeng PT Elangperdana Tyre Industry Sediakan Energi Tenaga Surya 4,5 MW

Sistem PV atap suryaterbesar di Indonesia dengan daya 4,5 MW. (Ist)

SHNet, Jakarta – Cleantech Solar, salah satu pengembang photovoltaic (PV) berskala industri dan komersil terbesar di Asia menggandengPT Elangperdana Tyre Industry untuk proyek energi tenaga surya sebesar 4,5 MW.

Cleantech Solar menyajikan solusi menyeluruh dan menjamin kinerja sistem PV tenaga surya sepanjang masa perjanjian yang berlangsung selama 25 tahun.

Proyek kerja sama ini menghasilkan lebih dari 136.300 MWh listrik bersih; setara dengan pengurangan lebih dari 117.500 ton emisi CO2. Dengan beralih ke energi surya, PT Elangperdana Tyre Industry menikmati manfaat sumber listrik yang lebih bersih dan murah serta memberi daya pada proses manufaktur tanpa mengeluarkan investasi lebih lanjut. Langkah ini berkontribusi pada target Indonesia untuk meningkatkan jumlah energi terbarukan hingga 23% pada tahun 2025.

“Selain bertujuan untuk membangun masa depan yang ramah lingkungan, kami ingin meningkatkan kesadaran umum tentang pelestarian lingkungan karena proyek tenaga surya ini akan memainkan peran penting dalam mengurangi emisi karbon kami,” kata Dicky Mursalie, Managing Director PT Elangperdana Tyre Industry.

“Letak Indonesia di wilayah tropis sangat strategis karena sinar matahari merupakan sumber daya alam yang sangat melimpah. Melalui upaya berkesinambungan sebagai badan usaha ramah lingkungan yang membawa dampak positif bagi komunitas di mana kami beroperasi, PT Elang Perdana Tyre Industry akan senantiasa mengambil langkah serupa untuk memberikan kontribusi positif bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan,” ujarnya.

Raju Shukla, Founder and Executive Chairman Cleantech Solar mengatakan: “Cleantech Solar senang dapat bermitra dengan Elang Perdana dalam melakukan transisi menuju sumber daya energi terbarukan. Kami menantikan semakin banyak kolaborasi serupa di Indonesia, yang akan membantu perusahaan mencapai target keberlangsungan lingkungan dan penghematan biaya, serta berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia.” (Stevani Elisabeth)