Yuk Jajal Sensasi Balap di Akademi Digital Motorsport Indonesia

Yuk Jajal Sensasi Balap di Akademi Digital Motorsport Indonesia

JUARA - Salah satu Instruktur P1 ADMI, Senna Iriawan (kanan) bersama juara nasional IDMC 2019 Seeded B, Attaya Kenzie yang siap memulai aksinya di lintasan balap digital, beberapa waktu lalu. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Ingin ikut balapan real di Sirkuit, tapi mahal. Pengen kenal semua sirkuit bonafid di seantero jagat, lebih aduhai lagi cost-nya. Hmmmm, lantas bagaimana bisa merasakan sensasi jadi pembalap dan melintasi sejumlah sirkuit dunia seperti para pembalap kawakan? No worry. P1 ADMI (Akademi Digital Motorsport Indonesia) punya jawabannya.

Ya, mungkin banyak yang belum tahu kalau Indonesia kini sudah punya fasilitas Digital Motorsport. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Sadikin ‘Ikin’ Aksa mengatakan pihaknya akan segera menyampaikan kepada federasi olahraga otomotif internasional (FIA) kalau Indonesia sudah punya fasilitas Digital Motorsport. Wow.

Dua bulan lalu, Ikin sudan membeberkan hal ini tepat saat teken kontrak Perjanjian Kerjasama Operasional (KSO) ADMI secara resmi dengan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora bersama IMI Pusat dan program tersebut kini beroperasi lancar. Progresnya pun luar biasa dengan banyaknya peminat.

Ada sembilan unit simulator balap atau perangkat digital motorsport di markas P1 ADMI yang berlokasi di Kantor LPDUK (Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan) Kemenpora, Jalan Radio I Nomor 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bukan main, dan tak main-main, P1 ADMI pun menggandeng 3 instruktur yang berasal dari kalangan pembalap nasional dengan segudang prestasi. Adalah Alvin Bahar, pembalap turing yang delapan kali menggondol juara nasional ISSOM.

Ada juga Senna Iriawan, jawara gokart yang sudah malang melintang di sejumlah kejuaraan dunia dan Balap formula. Dan, Rinaldo SA, jagoan di pentas slalom nasional. Melihat tiga nama pembalap papan atas di kategori masing-masing, jelas kan kalau ADMI ini begitu profesional.

Menurut Alvin, ADMI menghadirkan unit simulator balap dan perangkat digital. “Kecanggihan setting perangkat digital motorsport ini pastinya akan membuat para pengguna merasakan balapan nyaris serupa dengan balapan real dan dipastikan bakal nagih,” katanya.

Lain lagi cerita Senna. “Buat awam tentu saja ini hiburan dan sensasi tersendiri, apalagi di masa pandemi begini. Tapi, bagi saya sebagai pembalap, unit simulator balap ini sangat penting karena kita bisa lebih mengenal sirkuit. Beberapa tahun lalu ketika akan balapan di China, saya belum mengenal Sirkuit sama sekali, tapi sebelum menuju China, saya sempat main ke rumah Om Irvan –Tengku Irvan Bahran, kepala P1 ADMI– dan menjajal hingga bisa mengenal trek di China dari unit simulator balap di rumah Om Irvan itu. Itu sangat membantu bagi pembalap,” cerita Senna.

Meski usianya belum lama di Indonesia, Irvan selaku pimpinan Akademi sangat yakin P1 ADMI ini akan berkembang pesat. “Paling utama tentu P1 ADMI membantu meningkatkan prestasi para pembalap real maupun pembalap virtual. Akademi ini juga akan mendorong percepatan industrialisasi pada olahraga otomotif,” kata Irvan.

“Mau merayakan Ulang tahun atau pesta dengan sensasi berbeda sambil balapan, P1 ADMI siap memfasilitasi semuanya. Silahkan kunjungi IG kami di @psatu.id atau kontak Customer Service di +6281212349206,” tutup Irvan. (Nonnie Rering)