Petualangan Seru di Hidden Canyon Beji Guwang

Petualangan Seru di Hidden Canyon Beji Guwang

SHNet, Gianyar– Bali selalu menjadi tujuan utama wisatawan baik wisatawan Nusantara (Wisnus) maupun wisatawan mancanegara (Wisman).

Selalu ada atraksi wisata yang unik dan seru di Island of Paradise ini. Hidden Canyon Beji Guwang salah satunya.

Terletak di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini sangat cocok untuk traveler yang senang berpetualangan di sungai atau yang ingin menikmati suasana alam pedesaan.

Sesuai dengan konsep yang diusung destinasi wisata ini, “Natural, Different, Amazing”, kalian pasti akan merasakannya saat berkunjung ke Hidden Canyon Beji Guwang.

SHNet berkesempatan mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ikut merasakan serunya berpetualangan di Hidden Canyon Beji Guwang.

Penerapan protokol CHSE di Hidden Canyon Beji Guwang. (SHNet/Stevani Elisabeth)

Tiba di lokasi, pengunjung diwajibkan mengikuti protokol Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE). Destinasi ini sudah mendapatkan sertifikasi CHSE.

Salah satu spot foto menarik di Hidden Canyon Beji Guwang. (Ist)

Pengunjung yang datang wajib menggunakan masker. Di area depan terdapat beberapa wastafel untuk cuci tangan. Setelah itu, petugas akan mengecek suhu tubuh kita. Barulah kita memulai petualangan susur sungai.

Saat menyusuri sungai, alangkah baiknya kamu mengenakan sandal jepit atau sandal gunung, karena medannya cukup licin. Barang-barang bawaanmu dapat disimpan di loker yang sudah tersedia.

Petualangan pun dimulai dengan menuruni puluhan anak tangga. Ada pura yang berdiri persis di pinggir sungai. Bersama beberapa pemandu wisata, kami mulai menyusuri Beji Guwang.

Spot foto menarik lainnya di Hidden Canyon Beji Guwang. (Ist)

Awal penyusuran medannya masih landai. Beberapa meter berikutnya, barulah adrenalin kita diuji. Mulai menginjak batu-batu yang licin, menyebrang menggunakan tambang, berpindah tempat dengan berpegang pada dinding-dinding batu dan arus sungai yang cukup deras.

Baiknya kita mengikuti instruksi dari pemandu kita karena mereka akan memberi tahu dan mengarahkan kita mana tempat pijakan yang aman dan mana tempat yang dalam. Intinya menikmati dan jangan panik.

Para pemandu akan menunjukkan kepada kita, spot-spot foto yang menarik selama menyusuri sungai. Amazing banget deh.

Cuaca cerah adalah waktu yang tepat untuk menikmati petualang di Hidden Canyon ini karena kita akan melihat air sungai yang jernih dan bersih.

Menurut Manager Hidden Canyon Beji Guwang I Ketut Muda, sebelum pandemi Covid-19, banyak wisman yang berkunjung ke tempat ini. ” Lebih banyak wisman yang berkunjung ke sini. Berdasarkan negaranya, wisman dari Rusia, Jerman, Belanda, Australia, India yang senang berpetualang di Hidden Canyon. Bahkan wisman dari Malaysia dan Korea melakukan foto prewedding di sini,” ujarnya.

Sebelum pandemi, tempat ini dikunjungi 3000 wisatawan per bulannya. Namun, saat pandemi, hanya 300 wisatawan per bulan yang berkunjung ke Hidden Canyon.

Perubahan harga

Ketut juga menambahkan, untuk membangkitkan kembali kunjungan wisatawan ke Hidden Canyon, pengelola melakukan set up harga.

“Kami berusaha untuk membidik wisatawan Nusantara (Wisnus) untuk membangkitkan kembali pariwisata Bali. Kami melakukan set up harga. Harga awal sebesar Rp 200.000 per orang, kami set up menjadi Rp 75.000. Harga tersebut sudah termasuk asuransi, welcome drink, pemandu wisata dan mandi,” ujarnya.

Tertarik untuk ke Hidden Canyon Beji Guwang? Jangan lupa masukan dalam jadwal liburan kalian. Rasakan natural, different dan amazing yang cuma ada di Hidden Canyon Beji Guwang, Bali. (Stevani Elisabeth)