Bambang Soesatyo Paling Siap Pimpin IMI Periode 2021-2024

Bambang Soesatyo Paling Siap Pimpin IMI Periode 2021-2024

KESEMPATAN - Bambang Soesatyo (kanan) dalam sebuah kesempatan di ruang kerjanya, berbincang dengan Ketua IMI Pusat, Sadikin Aksa. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) akan segera digelar 20 Desember 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan. Nama Ketua Umum IMI Pusat Sadikin ‘Ikin’ Aksa mencuat sebagai calon terkuat untuk kembali memimpin IMI.

Tapi, sejak Minggu (15/11/2020) siang, peta persaingan bakal calon Ketum Umum (caketum) IMI Pusat 2021-2024 itu berubah. Awalnya hanya diisi dua nama. Ikin dan Komandan Diklat TNI-AD, Letnan Jenderal TNI AM Putranto yang juga ikut dalam persaingan. Kini, Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo pun masuk dalam pentas persaingan itu.

Pria yang akrab disapa Bamsoet dan juga penggemar touring moge (moter gede) plus pembina komunitas Ferrari Indonesia itu disambangi beberapa Ketua IMI Provinsi di Jakarta, pada Minggu siang.

22 IMI Provinsi siap mengusung Bamsoet dan akan menyerahkan Surat Dukungan (Surduk) agar bisa maju sebagai Caketum IMI di Munas 2020 mendatang. Bamsoet pun begitu tertarik untuk memimpin organisasi motorsport tertinggi di Indonesia ini lantaran beberapa alasan kuat.

“Pertama, karena ada dorongan dari teman-teman Ketua IMI Provinsi. Kedua, otomotif itu dari dulu passion saya. Saya menggemari Olahraga bermotor ini karena saya ingin berkendara di jalan raya itu bukan untuk gaya-gayaan, tapi kita harus tahu bagaimana menjaga disiplin di jalan raya agar semua orang yang memakai jalan pun merasa aman. Ketiga saya ingin otomotif Indonesia bisa lebih go international,” kata Bamsoet kepada SHNet lewat sambungan seluler, Minggu sore.

Alasan ketiga yaitu ingin otomotif Indonesia go international ini memang cukup menarik dan itulah yang membuat Bamsoet mempunyai perhatian khusus untuk dunia otomotif nasional.

“Kita ini punya potensi dan bibit pembalap yang layak bersaing di level dunia, international. tapi belum dioptimalkan. Kita berharap nantinya akan ada pembalap Indonesia berlaga di ajang MotoGP,” lanjut Bamsoet.

Dengan majunya Bamsoet berarti ia akan bersaing dengan Komandan Diklat TNI-AD, Letnan Jenderal TNI AM Putranto yang lebih dulu mendeklarasikan dirinya sebagai Caketum IMI Pusat.

Terkait harus bersaing dengan Letjen TNI AM Putranto, Bamsoet tak khawatir. “Tak masalah kan saya bersaing dengan Siapa saja. Yang pasti dalam setiap persaingan ada memang ada kalan dan saya siap kalah dan siap menang,” kata politikus tenar dari Partai Golkar itu.

Dari selentingan yang terdengar, kemungkinan terbesar Sadikin Aksa akan mundur dalam persaingan pemilihan Ketua Umum IMI Pusat yang rencananya akan dilangsungkan di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2020 nanti.

Dalam pertemuan dengan Bamsoet pada Minggu siang itu, tampak perwakilan Ketua IMI Provinsi seperti Bambang Kapten (Jawa Timur), Anondo Eko dan Dodi Irawan (DKI Jakarta) hingga Syafrudin Chay (Jambi).

Para Ketum IMI Provinsi yang hadir merupakan IMI Provinsi yang dikenal sangat dekat dengan Ketua incumbent, Sadikin Aksa. Sementara pendaftaran bakal calon akan dibuka pada 20 November nanti, sebulan sebelum pemilihan dilangsungkan. (Nonnie Rering)