Alumni 1990 SMA Negeri 2 Ambon Pecahkan Rekor MURI

Alumni 1990 SMA Negeri 2 Ambon Pecahkan Rekor MURI

PENANAMAN - Panitia Reuni 30 Tahun Smandu 90 Ambon bersama personil Yonif 733 Raider Kodam XVI/Pattimura usai melakukan penanaman 5530 mangrove di Pantai Desa Waiheru, di Ambon, akhir pekan lalu. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI), Osmar Semesta Susilo, MIB, memastikan Alumni SMA Negeri 2 (Smandu) Ambon, angkatan 1990, meraih rekor MURI pada kategori ‘Penanaman Pohon Terbanyak Oleh Alumni SMA’. 

Ini disampaikan langsung Osmar dalam surat tertulis dan percakapan dengan SHNet, Sabtu (21/11/2020) malam. “Karena untuk kategori itu yang terbanyak pernah dilakukan di Jakarta dengan penanaman pohon sebanyak 1010 di Hutan Kota Jakarta, jadi kalau dengan jumlah 5530 sudah pasti yang terbanyak,” tutur Osmar. 

Hasil kerja panitia ‘Reuni 30 tahun Smandu 90 Ambon’ dalam sejumlah rangkaian kegiatan mereka yang berjalan selama sebulan sejak kegiatan pertama ‘Bakti Sosial Donor Darah’ pada 20 November 2020 dan kegiatan selanjutnya adalah ‘Penanaman 5530 Mangrove’  dalam rangka hari pohon sedunia, di Pantai Desa Waiheru di Kota Ambon, pada Sabtu (21/11/2020). 

Penanaman 5530 Mangrove inilah yang akhirnya menghasilkan rekor MURI bagi alumni Smandu 90. Penghargaan rekor MURI ini direspons positif seluruh alumni Smandu angkatan 1990 yang mempersiapkan acara reuni 30 tahun mereka hanya dalam dua bulan terakhir ini. 

Kolonel Inf Cdb. Andries, SH.,M.K.P selaku Ketua Panitia Reuni 30 tahun Smandu 90 Ambon, mengaku sangat bangga dengan rekor MURI yang diterima ini.

“Ini kerja keras seluruh panitia yang pada akhirnya mendapat apresiasi luar biasa dengan penghargaan rekor MURI ini. Puji Tuhan dan terima kasih untuk kerja keras luar biasa dari seluruh elemen yang mendukung sukses ini,” kata Cdb Andries yang akrab disapa Tommy ini, didampingi sekertaris panitia, Samy Paays, S.Sos, dan Kordinator penanaman popon, Syarifuddin Latar, Minggu (22/11/2020).

Tommy juga menambahkan kalau penanaman mangrove ini merupakan upaya alumni Smandu 90 Ambon membantu pemerintah kota Ambon, dengan tujuan pencegahan dini terhadap terjadinya abrasi di pesisir pantai, seperti di pantai Waiheru ini. 

“Harapan kami bisa membantu masyarakat di desa Waiheru meningkatkan kesejahteraan dan selalu menjadi desa tangguh yang baru saja ditetapkan oleh Pemerintah Kota Ambon. Terima kasih juga kepada Personil Yonif 733 Raider Kodam XVI/Pattimura, Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Ambon dan Komunitas pecinta  lingkungan hidup yang sudah bersama kami melakukan penanaman 5530 Mangrove,” kata pria yang menjabat Asintel Kasdam XVI/Pattimura sejak awal Juli 2020 ini.  

Kepada Kepala Desa Waiheru, Hj, Siti Saoda La Sima, Tommy pun mengatakan kalau seluruh alumni Smandu 90 berharap semua kegiatan bakti sosial yang dilakukan panitia reuni, termasuk penanaman 5530 Mangrove ini tak sekadar dilakukan untuk mengisi acara reuni, tapi juga dengan harapan bisa membantu masyarakat di lingkungan sekitar. 

Karena situasi pandemi, penyematan rekor MURI belum bisa dilakukan langsung dilokasi, tapi akan disematkan dalam waktu dekat langsung di Museum Rekor Indonesia di Jakarta.

Smandu 90 akan melanjutkan kegiatan dengan pemberian tali kasih berupa sembako kepada para guru pada 4 Desember ditutup dengan kegiatan puncak acara reuni secara virtual pada 19 Desember dari SMA Negeri 2 Ambon.   (Nonnie Rering)