Kakak Beradik, Rachma dan Rizky Ungkapkan Pengalaman Raih Beasiswa di Luar Negeri

Kakak Beradik, Rachma dan Rizky Ungkapkan Pengalaman Raih Beasiswa di Luar Negeri

Flayer Webinar tentang memburu beasiswa yang digelar Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPP Golkar, dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, Rabu (28/10) malam.

SHNet, Jakarta-Rachmadiani Lestari dan Muhammad Rizky yang merupakan kakak beradik, menceritakan pengalaman bagaimana mempersiapkan diri dan berjuang meraih beasiswa belajar dan kuliah di luar negeri, dalam Webinar yang digelar Bidang Pendidikan dan Kebudayaan,  DPP Partai Golkar,  bertajuk “Tips dan Trik Memburu Beasiswa” Rabu (28/10) malam .

Acara diselenggarakan dalam rangka hari  Sumpah Pemuda, untuk menegaskan  semangat kebaruan di dalam sumpah pemuda 1928 , menjadi  tekad kebaruan generasi muda  berkesempatan mendapatkan Pendidikan yang lebih baik.

Rachmadiani Lestari yang baru menyelesaikan  pendidikan sarjana di Bidang Hukum Bisnis di IE University, Madrid, Spanyol, Juli 2020 lalu menceritakan bagaimana dia mempersiapkan diri cukup lama untuk  menggapai cita-cita kuliah di luar negeri. Perjuangannya tidak sia-sia karena pada tahun 2016 setelah lulus dari SMAN 8 Jakarta, dia berangkat ke Madrid.

Dalam webinar itu Rachma, sapaan akrab Rachmadiani Lestari membagi tipsnya yakni  mempersiapkan erbagai hal yang disyaratkan, baik nilai akademis, pengalaman organisasi, pengabdian masyarakat, latihan menulis esai, dan yang tak kalah penting persiapan mental untuk hidup dan belajar, jauh dari orang tua.

Bukan hanya kuliah, Rachma selama kuliah di Madrid aaktif dalam kegiatan kampus, kegiatan organisasi seperti PPI (Persayuan Mahasiswa Indonesia di luar negeri), mengikuti berbagai lomba antarkampus, dan magang di sejumlah kantor hokum.

Begitu juga sang adik,Muhammad Rizky yang lebih berani lagi karena setelah lulus dari SMP Labschool Rawamangun, Jakarta, 2018, berangkat ke Montenegro, Eropa Selatan untuk menempuh studi tingkat SMA di Knightsbridge Schools International (KSI). Saat ini Rizky duduk di klas 3 dan tengah mempersiapkan diri untuk aply beasiswa kuliah di AS dan sejumlah negara Eropa.

Menurut Rizky, sejak naik klas 3 atau klas 9 SMP, dirinya rajin brouwsing mencari informasi beasiswa untuk tingkat SMA. Meski jarang, tetapi ada beberapa institusi pendidikan yang menawarkan beasiswa dengan syarat cukup ketat.”Saya berhasil lolos diKSI Montenegro,” katanya.

Seperti kakaknya,Rizky jugamenyarankan agar mereka yang ingin sekolah ataupun kuliah di luar negeri, rajin mencari informasi di internet, dan juga bertanya kepada yang sudahber pengalaman ataupun mengikuti seminar seperti ini. Selain itu, persiapan lain yang mutlak disyaratkan harus dipersiapkan seprti kemampuan Bahasa Inggris lisan dan tulisanuntuk membuat esai, asah keterapilan lain baik seni maupun budaya, ikut organisasi di sekolah dan di luar sekolah, dan harus berani menghadapi berbagai tantangan.

Apresiasi

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan,  DPP Partai Golkar,  Dr. Agustian Budi Prasetya, MPA  mengapresiasi  para narasumber  webinar “Tips  dan Triks Memburu Beasiswa”, yang diadakan oleh Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, .

Memburu beasiswa, dalam hal ini, dana  adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk  peningkatan Pendidikan, namun  tak kalah penting  adalah   adalah niat,  kepercayaan diri dan keberanian  untuk   berkompetisi,  merubah diri mendapatkan tingkat  Pendidikan yang lebih tinggi. Pada posisi ini pesan Sumpah Pemuda menjadi penting untuk generasi muda. Melalui kesempatan pendidikan, generasi muda mendapat kesempatan untuk mewujudkan cita cita  untuk bangsa dan negara Indonesia.  Oleh karena itu, seminar  ini dipersembahkan  untuk  setitik  sumbangsih  Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPP Partai Golkar untuk teman teman yang  bertekad membuat perubahan.

Seminar  ini  menghadirkan   narasumber Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud,  Dr. Abdul Kahar, M.Pd, Wakil Ketua Umum DPP Bidang-bidang Kesra/Wakil Ketua Komisi X, Dr.Hetifah Sjaifudian, MPP,     Wakil Ketua di organisasi Young Leaders Sisterhood yang juga penerima Beasiswa Presiden Republik Indonesia dari Presiden SBY untuk jenjang studi S2, Master of Public Administration (MPA) in Economic Policy, di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris

Hadir juga sebagai narasumber praktisi pendidikan, Fitri Tandjung Bsc , dan juga  praktisi Pendidikan/Jurnalis Senior Suradi, M.Si yang  ketiga putri dan putranya meraih  beasiswa di negara Montenegro, Eropa Selatan, Madrid-Spanyol,  dan Maine,  Amerika Serikat.  Webinar yang diikuti lebih 100 peserta dari ebrbagai daerah ini  dimoderatori Sekarwati, Wakil Sekjen DPPP Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, selaku moderator.

Undangan hadir dari seluruh Indonesia, pengurus ormas kepemudaan di daerah, mahasiswa, siswa SMA/SMK dan para dosen muda, pemimpin  Yayasan Pendidikan,  orang tua yang menginginkan anaknya belajar dan berkompetisi mendapat beasiswa di dalam negeri atau luar negeri. (sur)