Jangan Main-main dengan Medsosmu:Pamer Seni di Ranah Virtual

Jangan Main-main dengan Medsosmu:Pamer Seni di Ranah Virtual

Flayer acara yang akan digelar ISI Yogya, Selasa 20 Oktober mendatang

SHNet, Yogyakarta-Media telah mengubah hidup dan pikiran banyak orang, termasuk dalam dunia seni. Salah satunya media sosial, yang merevolusi generasi terkini. Medsos tidak hanya untuk sekadar promosi, citra diri, pemasaran guna peningkatan pengunjung museum/galeri dan pembelian karya seni, tetapi juga mewujudkan hal-hal yang dulu muskil ditampilkan

Media sosial telah memberi bejibun peluang pula pada seniman. Sifatnya yang luwes dan murah (bahkan gratis, meski tak sesungguhnya gratis) menyebabkan banyak penggunanya. Lalu sejauh mana media (sosial) berpeluang pada seni? Semampu apa seniman memanfaatkannya

Karena itu , kuliah khusus yang dipersembahkan oleh Dr. Mikke Susanto, MA dan diimoderatori oleh Dra. Lilik Indrawati M.Pd. bertema  “Jangan Main-main dengan Medsosmu:Pamer Seni di Ranah Virtual” ini mengupas virtualitas ruang dari sisi proses kreatif dan tata kelolanya. Salah satu diantaranya, adalah upaya pengembangan konsep berkarya dan berpameran di ranah ini. Di sisi lain, sejauh mana seni telah berkolaborasi dengan dunia virtual dan menciptakan peluang bagi seni di ranah global? Temukan jawabnya pada kuliah ini. (sur)