Arman Depari: Di Pandemi Ini Ada Modus Baru Terkait Peredaran Narkoba

Arman Depari: Di Pandemi Ini Ada Modus Baru Terkait Peredaran Narkoba

SHNet, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) ungkap adanya modus operasi baru terkait perederan narkoba di musim pandemi ini dengan sekali kirim dalam jumlah kecil namun sangat intens dengan menggunakan jasa ekspedisi dari luar.

Deputi Berantas BNN, Arman Depari mengatakan, modus peredaran tersebut yaitu pengedar mengirim narkoba dengan kuantitas kecil, tetapi dengan frekuensi cukup intens. Mereka tidak lagi mengirim narkoba dalam jumlah yang sangat besar dalam sekali pengiriman.

Dalam kesempatan tersebut Arman mengatakan, dari data sementara yang didapatkan dari Polda Metro Jaya, ada peningkatan penyalahgunaan narkotika.

“Namun, angkanya masih kita hitung, nanti pada akhir tahun akan kita evaluasi. Apakah banyak pemasokan atau permintaannya meningkat di tengah masa pandemi Covid-19,” kata Arman Depari usai pembakaran barang bukti di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (21/10/2020).

Pun kembali dikatakannya, peredaran narkotika pada masa pandemi saat ini, lanjutnya, sindikat lokal memanfaatkan situasi untuk bertransaksi narkoba menggunakan transportasi logistik pertanian, seperti jagung, kelapa, pisang, atau beras.

“Seolah-olah untuk membantu kebutuhan masyarakat,” ujar Arman Depari.

Dikatakan, BNN akan menindak tegas terhadap pengelola tempat hiburan malam yang memanfaatkan kembali masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta untuk peredaran narkotika.

“Kita akan kembali melakukan pengawasan terhadap restoran, bar, dan hotel untuk tidak mentoleransi penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam. Jika terjadi kita akan melakukan tindakan yang keras, apalagi jika ada keterlibatan pihak manajemen atau pemilik, kami akan menggunakan UU Narkotika dan bila diperlukan UU Tindak Pidana Pencucian Uang,” ujar Arman Depari. (maya han)