Ada Demo di Istana, 6 Stasiun MRT Tutup

Ada Demo di Istana, 6 Stasiun MRT Tutup

SHNet, Jakarta – Menghindari adanya perusakan saat adanya aksi demo, sejumlah stasiun moda raya terpadu (MRT) Jakarta siang ini pukul 13.00 WIB ditutup.

Penutupan itu dilakukan karena ada aksi unjuk rasa yang dilakukan Massa Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI bersama Persaudaraan Alumni (PA) 212 menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, ada 6 stasiun MRT bawah tanah yang akan ditutup. Selain itu, 1 stasiun layang juga akan ditutup. Total ada 7 stasiun MRT yang ditutup.

“Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di DKI Jakarta pada hari ini, dalam upaya memberikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan setiap masyarakat yang menggunakan layanan MRT Jakarta, PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan penutupan 6 stasiun bawah tanah dan 1 stasiun layang mulai pukul 13.00 WIB,” ujar Kamaluddin melalui keterangan tertulis, Selasa (13/10/2020).

Kamaluddin mengatakan stasiun MRT yang ditutup adalah sepanjang Stasiun ASEAN sampai Stasiun Bundaran HI. Menurutnya, kereta MRT hanya melayani penumpang di 6 stasiun layang, yakni Lebak Bulus Grab sampai Blok M BCA.

“Kereta MRT hanya melayani perjalanan dari 6 stasiun layang (elevated), yaitu Stasiun Lebak Bulus Grab sampai dengan Stasiun Blok M BCA,” kata Kamaluddin lagi. (maya han)