Masyarakat Desa Batu Ampar Mengandalkan Hidup dari Rebung

Masyarakat Desa Batu Ampar Mengandalkan Hidup dari Rebung

SHNet, Jakarta – Desa Batu Ampar Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang adalah desa penghasil rebung terbesar se-Kabupaten Kepahiang. Menurut Kepala Desa Batu Ampar Harwan Iskandar, sebanyak 20 Persen penduduk desa dari total 201 Kepala Keluarga bergantung hidup dari rebung dan bambu.

Baik yang berperan sebagai pemanen, atau yang mencari rebung ke hutan, pengelola dan pedadang.

Sebelum krisis moneter tahun 1998, Desa Batu Ampar merupakan desa menyuplai bahan kornet rebung untuk pabrik rebung di Tabarenah dan Talang Rimbo, Rejang Lebong.

Pabrik kornet rebung itu mengekspor olahannya ke Jepang. Pabrik ini kemudian bangkrut karena suplay bahan yang terus menurun hingga menjelang tahun 1998.

Sebagai upaya melakukan stabilitas produksi Pemerintah Desa bersama masyarakat terus menggalakkan pengembangan budidaya bambu.

Selain menjaga produksi diharapkan dengan penanaman bambu dapat jugu difungsikan sebagai upaya mitigasi bencana lonsonr dan banjir serta sebagai tanaman yang menjaga ketersediaan air. (maya han)