Dirut MGPA Pastikan Penjualan Tiket MotoGP 2021 Mulai Dibuka Hari Ini

Dirut MGPA Pastikan Penjualan Tiket MotoGP 2021 Mulai Dibuka Hari Ini

HADIR - Direktur Utama MGPA, Ricky Baheramsjah yang hadir dalam acara Pre Launcing MGPA bersama legenda motor Australia, Mick Doohan dan Direktur Olahraga Dorna, Carlos Ezpeleta di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (23/11) memastikan kalau tiket motogp 2021 sudah bisa didapatkan mulai hari ini. (Dok/SHNet)

Jelang MotoGP 2021

SHNet, JAKARTA – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia.

Selama 45 tahun, Perseroan telah membangun dan mengelola The Nusa Dua, kawasan pariwisata terpadu seluas 350 ha yang berlokasi di Bali bagian selatan, yang menjadi salah satu kawasan pariwisata terbaik di dunia.

Dengan infrastruktur, akomodasi, dan fasilitas pertemuan yang berstandar internasional, membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, dan baru saja IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018.

Sejalan dengan strategi Pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, ITDC ditugaskan untuk mengembangkan destinasi pariwisata di luar Pulau Bali.

Dengan dukungan Pemerintah, ITDC memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola the Mandalika di Lombok Tengah, NTB, dengan luas 1.175 hektar. The Mandalika memiliki 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau, serta merupakan satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’ yang ditetapkan Pemerintah.

Pada 2017 the Mandalika telah resmi beroperasi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sejak itu telah menarik Real Estate Investment sebesar USD 1,3 Milyar. Saat ini, The Mandalika tengah dibangun sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, dengan berbagai fasilitas dan atraksi berstandar internasional.

Sementara Mandalika Grand Prix Association (MGPA) atau PT Kuta Mandalika Nusantara, merupakan anak usaha PT ITDC Nusantara Properties dan termasuk unit usaha Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Bisnis utama MGPA adalah mengelola dan mengoperasikan Sirkuit Mandalika melalui penyelenggaraan balapan motor dan event entertainment kelas dunia. MGPA mendapatkan mandat pengelolaan event MotoGP Indonesia dari ITDC sebagai pemegang kontrak penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.

ITDC mendapatkan kepastian penyelenggaraan event MotoGP di KEK Mandalika setelah ITDC menandatangani Promoter’s Agreement dengan Dorna pada 28 Januari lalu di Madrid dimana Mandalika ditunjuk untuk menjadi tuan rumah balap MotoGP selama 5 tahun mulai tahun 2021 dan juga mendapatkan kontrak untuk menggelar FIM MOTUL Superbike World Championship (WSBK).

Venue Sirkuit Mandalika memang belum rampung dan masih terus digeber proses pengerjaannya yang diperkirakan akan selesai pada 2020 mendatang. Meski begitu, penjualan tiket seri MotoGP Indonesia yang nantinya akan dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, Sudan resmi di buka mulai hari ini, Sabtu (23/11).

Kabar gembira dan kepastian itu disampaikan Direktur Utama MGPA, Ricky Baheramsjah dalam acara Pre Launcing MGPA di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (23/11). “Tiket sudah bisa didapatkan lewat themandalikagp.com, atau bisa juga langsung di motogp.com. Pembeli bisa registrasi lebih dulu,” kata Ricky.

“Nantinya pada 20 Januari 2020, kami akan mengirim email yang berisi pre-booking. Hanya ada 10.000-20.000 tiket saja soal pre-booking. Siapa yang cepat tentu dia yang dapat,” lanjutnya. Soal harga, Ricky mengaku pihaknya belum bisa menjelaskan detail lantaran harus berkoordinasi lebih dulu dengan pihak Dorna selaku pemilik lisensi MotoGP.

“Tentu kami akan memberitahu kalian terkait hal itu, secepat mungkin,” ujar Ricky. Ia juga menyebut pihaknya sengaja membuka pre-booking untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap MotoGP Indonesia 2021.

Tujuannya tentu, dengan adanya pre-booking, diharapkan para pecinta MotoGP Indonesia bisa mendapat kesempatan memilih tempat duduk yang sesuai dengan keinginannya. “Salah satu tujuan dilakukannya pre-booking ini adalah guna menciptakan kesadaran terhadap penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021 mendatang,” kata Ricky.  (Nonnie Rering)