Kemensos akan Realisasikan Program Keserasian Sosial di Buton

Kemensos akan Realisasikan Program Keserasian Sosial di Buton

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Kemensos akan melakukan program keserasian sosial di Buton. (Dok. Humas Kemensos)

SHNet Jakarta- Kementerian Sosial akan merealisasikan progam keserasian sosial dan kearifan lokal di Buton, Sulawesi Tenggara.

Buton beberapa waktu yang lalu selain mengalami bencana alam juga mengalami bencana sosial. Terjadi konflik antara warga Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya di Kecamatan Siontapina yang menyebabkan 87 rumah terbakar dan dua orang meninggal dunia.

“Pencegahan konflik sosial di Buton ini tidak gampang. Kami akan melakukan 2 program di sana yakni program keserasian sosial dan kearifan lokal,” ujar Kasubdit Pencegahan, Keserasian Sodial da Kearifan Lokal Direktorat perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Drs Helmi DT.R Mulya Msi kepada SHNet.

Ia menjelaskan, tim dari Kementerian Sosial tengah mencoba menerapkan kedua program tersebut agar tidak terjadi konflik lagi di Buton.

“Di bayangan kita bagaimana upacara-upacara adat dapat mendamaikan mereka. Itu akan kita support” kata Helmi yang biasa disapa Datuk.

Hal senada juga diutarakan oleh Menteri Sosial Agus umiwang Kartasasmita beberapa waktu yang lalu saat berkunjung ke Kendari.

Mensos mengatakan, pemerintah pusat merencanakan program keserasian sosial memulihkan konflik sosial di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Program juga dibuat untuk daerah terdampak bencana alam dan bencana sosial.

“Sejumlah daerah di Indonesia dilanda bencana alam dan bencana sosial atau konflik sosial. Rangkaian peristiwa yang memilukan patut diterima sebagai ujian,” ujarnya.

Pemerintah akan merealisasikan program keserasian sosial mempercepat pemulihan konflik di daerah setempat. Program keserasian sosial dinilai berhasil memulihkan kesenjangan kehidupan sosial di sejumlah daerah yang dilanda konflik di Indonesia. (Stevani Elisabeth)