Pemerintah Berencana Meningkatkan Indeks BPNT

Pemerintah Berencana Meningkatkan Indeks BPNT

Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyaksikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tangerang. (Dok.Humas Kemensos)

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program Pemerintah yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pra sejahtera dalam bentuk bantuan sosial pangan, berupa beras dan telur.

Hingga saat ini, indeks BPNT masih dalam tahap penyesuaian, dimana saat ini bantuan diberikan sebesar Rp110 ribu per bulan bagi setiap keluarga.

Bagi keluarga yang memiliki tiga anak, bantuan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kurang lebih selama tujuh hingga sepuluh hari.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan. Kedepan indeks ini akan kami tingkatkan sehingga diharapkan bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan untuk sepuluh hari hingga dua minggu.” jelas Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tangerang, Senin (8/4)

Oleh sebab itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sedang mengkaji ulang indeks BPNT.

“Jumlah KUBE dan E-Warong masih sangat kecil. Oleh karena itu, dua program ini akan kami tingkatkan dengan mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar segera graduasi sehingga ibu-ibu yang masih dalam antrian segera menikmati PKH. Kami juga sedang membahas indeks BPNT di lintas kementerian, keuangan, dan BAPENAS,” ujar Mensos.

Bantuan BPNT yang telah digulirkan di Pemerintah untuk Provinsi Banten sejumlah Rp 151 miliar dan Kabupaten Tangerang Rp 43 miliar.

Adapun bantuan sosial tahap 2 yang didistribusikan untuk Kabupaten Tangerang adalah Bansos PKH untuk 93.924 keluarga sebesar Rp 59.119.700.000, BPNT Rastra untuk 131.555 keluarga sebesar Rp 14.471.050.000, KUBE untuk 300 keluarga sebesar Rp 600.000.000, dan E-Warong dan KUBE Jasa untuk 28 kelompok sebesar Rp 420.000.000.

Sementara itu, hingga bulan April 2019 Provinsi Banten telah menerima bantuan sosial PKH untuk 312.875 keluarga sebesar Rp 578.247.925.000, BPNT Rastra untuk 475.482 keluarga sebesar Rp 150.870.610.110, KUBE untuk 800 keluarga sebesar Rp 1.600.000.000, dan E-Warong dan KUBE Jasa untuk 150 kelompok sebesar Rp 2.250.000.000.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Tangerang, Mensos menjelaskan beberapa upaya pemerintah guna menurunkan angka kemiskinan, antara lain memperluas target dan kenaikan anggaran program, transformasi penyaluran bantuan, integrasi bantuan berdasarkan Basis Data Terpadu, dan perubahan perilaku positif para penerima bansos melalui pendampingan sosial. (*)