Tahun Depan Pencapaian Program Kemnaker Dipastikan Meningkat

Tahun Depan Pencapaian Program Kemnaker Dipastikan Meningkat

ist

SHNet, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia di negeri ini dengan mengedepankan sejumlah program-program andalannya. Menurut Menaker, M Hanif Dhakiri, program andalan untuk peningkatan SDM tetap berupa percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja, sertifikasi profesi, serta pembangunan kewirausahaan di kalangan anak muda.

Untuk itu kemnaker ditahun 2018 ini telah menyiapkan beberapa terobosan yang dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah komitmen pemerintah terhadap pesantren dan masyarakat di sekitar pesantren melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Pelatihan BLK di pemerintah pada tahun 2018 ini berkisar di angka 136.724 orang dan diharapkan akan naik pada tahun mendatang menjadi 215.344 orang.
“Tahun 2019 dianggarkan sekitar Rp 1 triliun di 1000 titik,” demikian kata Menaker saat menghadiri acara Konfrensi Pers RAPBN 2019 pada bulan Agustus lalu.

Untuk tahun depan dengan tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun dari biasanya pos di kementerian tersebut Rp 4 triliun menjadi Rp 5,7 triliun, fokus Kemnaker masih kepada bagaimana menggenjot peningkatan kompetensi di masyarakat, di mana untuk kewirausahaan dan produktivitas serta pemagangan diperkirakan akan naik 100 persen.

“Kewirausahaan dan produktivitas dari 17.890 akan ditambah menjadi 38.845 orang, sedangkan untuk pemagangan juga akan ditingkatkan dari 70.790 menjado 210.000,” kata Hanif.

Sementara untuk pelatihan Menaker Hanif Dhakiri mengungkapkan akan melibatkan melalui masyarakat baik lembaga pelatihan kerja swasta maupun komunitas, termasuk pelatihan untuk pekerja migran Indonesia. Target pencapaiannya pun lumayan besar yakni pada tahun ini sebanyak 14.000 menjadi 62.000 sehingga secara keseluruhan peningkatan kompetensi yang dilakukan pada tahun depan akan naik lebih dari dua kali lipat, dari 239.404 pada tahun 2018 menjadi 526.189 di tahun berikutnya. (**)