Sosialisasi UU Pemilu Harus Lebih Masif

Sosialisasi UU Pemilu Harus Lebih Masif

Ist

SHNet, JAKARTA – Sosialisasi UU Pemilihan Umum (Pemilu) oleh penyelenggara pemilu dan pemerintah harus lebih masif. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di level pusat maupun daerah harus memiliki pemahaman yang sama atas UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dengan demikian masyarakat mendapat penjelasan dan pemahaman yang sama atas implementasi UU tersebut. Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sebastian Edo, di Lembata, Jumat (1/12) mengatakan sosialisasi UU Pemilu belum maksimal di level kecamatan.

“Memang masih ada waktu setahun ke depan. Tapi lebih cepat lebih baik. Kalau di internal partai politik saya kira sudah bagus,” kata Sebastian. Ia berharap pemilu 2019 mendatang lebih berkualitas dari pemilu yang sudah lalu. Namun dengan tingkatan kerumitan pemilu yang makin tinggi, pemahaman yang baik terhadap aturan sangat dibutuhkan.

Perbedaan pemahaman UU Pemilu antara penyelenggara pemilu dengan peserta pemilu bisa menjadi sumber konflik selama pelaksanaan pemilu. (IJ)