Tujuh Desa Terisolasi di Riau Dialiri Listrik

Tujuh Desa Terisolasi di Riau Dialiri Listrik

Ilustrasi

SHNet, Jakarta –  Tujuh desa terisolasi di Provinsi Riau telah dialiri listrik oleh PT PLN. Mulai akhir tahun 2019 hingga saat ini PLN telah berhasil melistriki 1.833 dari 1859 desa/kelurahan di Provinsi Riau.

Desa yang baru teraliri listrik yaitu Desa Batu Sasak di Kabupaten Kampar, Desa Teluk Merbau, Terusan Kempas, Hibrida Jaya, Hibrida Mulia dan Tanjung Simpang di Kabupaten Indragiri Hilir serta Desa Pulau Topang di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 1.010 calon pelanggan.

Dengan menyalanya desa tersebut Rasio Desa Berlistrik PLN di Provinsi Riau mencapai 98,60 persen dengan Rasio Elektrifikasi PLN 90,82 persen dan masih terdapat 26 desa lagi belum berlistrik PLN.

Infrastruktur kelistrikan yang dibangun pada tujuh desa tersebut di antaranya Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dengan total lebih dari 53,35 KMS, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) lebih dari 52,02 KMS dan 24 Unit Gardu Distribusi (Trafo) dengan jumlah Daya 1.525 kVA

PLN menargetkan akan melistriki seluruh desa yang ada di Riau hingga akhir tahun 2020..

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar melalui konferensi virtual menyapa Kepala Desa Batu Sasak dan Tanjung Simpang yang baru saja teraliri listrik.

Kepala Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Edi Indra mengatakan sebelum memakai PLN ia menghabiskan uang Rp300 ribu sampai 400 ribu per bulan hanya untuk beberapa jam listrik menyala.  “Namun saat ini kami hanya membayar Rp120 ribuan sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam,” ungkapnya. (Victor)