Pergantian Kepala BNPT, Karo Penmas: Pengangkatan Boy Rafli Sudah Sesuai UU

Pergantian Kepala BNPT, Karo Penmas: Pengangkatan Boy Rafli Sudah Sesuai UU

SHNet, Jakarta – Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Idham Azis melalui juru bicaranya Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, pengangkatan Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sudah sesuai dengan Undang-Undang.

Pun diketahui, Boy Rafli Amar melalui Telegram Rahasia Kapolri bernomor ST/1378/KEP/2020, yang dikeluarkan Jumat (1/5/2020), menggantikan Inspektur Jenderal Suhardi Alius sudah sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Penunjukan Kepala BNPT dalam proses mutasi di tubuh Polri sesuai dengan prosedur dan UU. Kapolri hanya mengusulkan tapi pengangkatannya merupakan kewenangan Presiden,” ujar Argo Yuwono, Minggu (3/5/2020) di Jakarta.

Kembali ditegaskan Argo, dalam pasal 25 ayat (1) disebutkan setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberi pangkat yang mencerminkan peran, fungsi dan kemampuan, serta sebagai keabsahan wewenang dan tanggung jawab dalam penugasannya.

(2) Ketentuan mengenai susunan, sebutan, dan keselarasan pangkat-pangkat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kapolri.

Dalam kesempatan terpisah, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menilai penunjukkan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT sudah tepat dan tak ada yang salah melalui Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri.

“Itu kan sesuai administrasi mutasi Polri berdasarkan UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, karena baik beliau maupun Pak Suhardi Alius masih jadi anggota Polri,” ucapnya.

Dia mencontohkan ketika Kepala Bulog Budi Waseso atau Buwas yang saat itu selaku Kepala BNN memasuki masa pensiun dan digantikan oleh Komjen Pol Heru Winarko. Pergantian tersebut tetap melalui mekanisme STR. “Sedangkan secara ketatanegaraan pengangkatan dan pemberhentian Kepala BNN dengan melalui Keppres,” ucapnya.

Dengan contoh tersebut, Poengky menegaskan, penunjukan Irjen Pol Boy Rafli sebagai Kepala BNPT melalui STR Kapolri sudah sesuai prosedur.

“Tidak ada yg salah dengan STR Kapolri. Semua sudah sesuai prosedur,” ujarnya. (maya han)