Meski Masih Mencatat Angka Kematian, Beberapa Klub Serie A Ngotot Latihan

Meski Masih Mencatat Angka Kematian, Beberapa Klub Serie A Ngotot Latihan

Ilustrasi / ist

SHNet, Roma – Sebagian besar klub Serie A akan melanjutkan latihan mereka minggu depan, meski pemerintah Italia masih belum memutuskan apakah akan mengijinkan musim ini berlanjut di tengah pandemi covid-19.

Majelis regional membuat aturan yang membedakan antara olahraga tim dan individu ketika harus berlatih di pusat pelatihan, memungkinkan klu-klub untuk menjamin jarak sosial yang jauh lebih baik daripada berlari di taman lokal.

Beberapa daerah membuka pelatihan selama beberapa hari ke depan, termasuk Emilia-Romagna, Lazio, Campania dan Sardinia, dengan yang lain kemungkinan akan menyusul.

Sassuolo telah menjadi tim Serie A pertama yang mengumumkan mereka akan kembali berlatih mulai pekan depan di tengah pandemi coronavirus, sebelum Bologna, Parma dan Roma membuat pengumuman serupa pada Sabtu malam.

Neroverdi akan kembali berlatih pada hari Senin, sementara rival regional mereka Bologna dan Parma serta Roma dari Paulo Fonseca juga akan berlatih minggu depan.

“Mulai Senin 4 Mei, kami akan memberi ijin pemain menggunakan lapangan Center Football Mapei untuk sesi individual opsional,” demikian bunyi pernyataan dari U.S. Sassuolo Calcio.

“Pemain hanya akan diizinkan mengakses lapangan, sesuai dengan aturan jarak sosial, sementara akses ke fasilitas dalam ruangan (ruang ganti, ruang olahraga, kantor) akan dilarang. Sesi individual, yang akan berlangsung selama pagi hari, dari Senin hingga Jumat, dengan penggunaan tiga lapangan dan enam pemain per jam (satu pemain untuk setiap setengah lapangan), tidak akan dihadiri oleh staf teknis, sementara darurat pengawasan medis akan tersedia. Akses ke Pusat Sepak Bola Mapei dan parkir mobil di luar pintu masuk akan terus dilarang untuk siapa pun yang tidak termasuk dalam mata pelajaran yang disebutkan di atas,” lanjut pernyataan tersebut.

Oleh karena itu Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora berbalik arah, setelah awalnya menolak untuk mengakomodasi gagasan tim kembali berlatih pada hari Senin.

Meski demikian, media setempat seperti ‘La Repubblica’ dan ‘La Gazzetta dello Sport’ memperingatkan bahwa kelanjutan untuk menyelesaikan musim Serie A sama sekali tidak ada kepastian, bahkan setelah angka kematian harian di negeri tersebut turun menjadi 192 orang. Ini adalah angka terendah di Italiasejak 14 Maret lalu.

Momen yang menentukan akan terjadi pada hari Rabu (6/5), ketika Perdana Menteri Giuseppe Conte bertemu dengan komite teknis dan Menteri Olahraga, Vincenzo Spadafora untuk membahas opsi tersebut.

Ligue 1 Prancis adalah satu-satunya liga utama yang membatalkan musimnya lebih awal, bersama dengan Belgia dan Belanda, sedangkan liga-liga utama lainnya di Eropa telah menyusun rencana untuk melanjutkan pertandingan pada akhir Mei atau memasuki bulan Juni.

Adapun Serie A, jika mereka akan memulai lagi, maka tanggal ‘restart’ nya akan ada dari 14 Juni atau paling lama tanggal 21.

Jika 21 Juni, maka semifinal Coppa Italia akan dibatalkan atau ditunda hingga musim depan.

Tempat Liga Eropa yang seharusnya menjadi pemenang Coppa Italia akan diserahkan kepada tim yang menempati peringkat di tujuh besar Serie A.

UEFA telah menetapkan batas waktu 25 Mei untuk menerima rincian spesifik tentang bagaimana jatah kualifikasi di kompetisi Eropa akan diberikan. (HNP)