Mereka yang Menyambung Hidup dengan Bansos Tunai Kemensos

Mereka yang Menyambung Hidup dengan Bansos Tunai Kemensos

SHNet, Lebak – Kementerian Sosial ( Kemensos) secara maksimal mendistribusikan bantuan sosial (bansos) tunai sebesar Rp 600.000 kepada 9 juta keluarga penerima manfaat. Bansos tunai tersebut untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pada Minggu (17/5/2020), Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama didampingi Direktur Wilayah II I Wayan Wirawan dan Kepala Dinas Sosial Lebak Eka Darmanaputra meninjau penyaluran bansos tunai kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan di Kantor Pos Warunggunung dan Balai Desa Padasuka.

Asep mengatakan, selain melalui kantor pos, penyaluran juga dilakukan melalui komunitas. “Ini untuk mempercepat penyaluran supaya tidak menumpuk. Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor pos, penyaluran melalui komunitas bisa membuat masyarakat lebih mudah,” katanya.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Lebak Eka Darmanaputra menyatakan, bansos tunai dari Kemensos merupakan bantuan yang terbanyak di Kabupaten tersebut, dibandingkan APBD dan BLT Desa. Saat ini sudah 39.100 KPM yang menerima bansos tunai tahap pertama, segera menyusul 77.150 KPM lainnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemensos karena bansos paling banyak di Kabupaten kami,” ujarnya.

Bansos Tunai tersebut sangat bermanfaat bagi para penerimanya. Nana Andriatna (31) mengatakan, bansos tunai sangat bermanfaat untuk menyambung hidupnya. Ia selama ini sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Namun, Covid-19 telah membuat ia sepi permintaan. “Ini bisa menyambung hidup saya,” ujarnya.

Baisah (81), merasa tertolong dengan bansos tunai. Ia selama ini hidup bersama anaknya. Tetapi, untuk makan sehari-hari, Baisah tergantung dari belas kasihan tetangganya. “Alhamdilillah. Saya mau beli buat lauk makan,” katanya. (Ina)