Bali Lesu Dampak Corona

Bali Lesu Dampak Corona

SHNet, Jakarta – Datangnya penyakit Virus Corona bukan hanya menghantam kesehatan manusia tapi juga menghancurkan industri pariwisata. Bukan hanya Indonesia namun juga Dunia.

Pariwisata Bali saat ini benar-benar buruk, diketahui wisatawan mancanegara adalah sumber utama pemasukan. Terutama wisatawan dari China, diketahui tahun lalu 2019 sekitar sebanyak dua juta pengunjung datang ke Bali. Sedangkan bulan Februari tahun 2020 pengunjung turun drastis.

Menurut kantor imigrasi Bali sejak bulan januari pengunjung berkurang sebanyak 33% akibat virus corona. Termasuk jumlah wisatawan dari China turun drastis.

Bukan hanya tempat wisata seperti pantai dan klub yang biasanya ramai turis, hampir semua hotel-hotel, trevel sepi. Diketahui jumlah penurunan pengunjung hotel sebanyak 70% sejak penyakit Covid-19 ini menyebar.

Melemahnya bisnis pariwisata ini berdampak pula pada kesejahteraan karyawan baik di hotel-hotel ataupun tempat wisata lainnya. Namun pemerintah daerah Bali telah memberikan imbauan untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pemilik usaha.

Beberapa pimpinan bidang pekerjaan baik jasa ataupun karyawan swasta juga menerapkan sistem cuti, pada waktu sedang tidak ada pekerjaan yang dapat dilakukan untuk karyawan mereka, guna menekan jumlah pengeluaran. Dan saat ini mengikuti imbauan pemerintah untuk tinggal dirumah atau melakukan pekerjaan dari rumah, Work from home.

Dampak negatif virus corona ini tidak dapat dihindari, ekonomi memburuk disegala bidang. Ini mengakibatkan para pekerja hanya menerima upah separuh dari gaji yang biasa mereka terima perbulannya. (ina)