Berwisata ke Pantai Tanjung Pasir Mulai Banyak Sampah Plastik di Tepian Pantainya

Berwisata ke Pantai Tanjung Pasir Mulai Banyak Sampah Plastik di Tepian Pantainya

SHNet, Jakarta – Siapa yang tidak suka pantai, bermain air di tepian laut dengan pasir yang bersih, angin yang sepoi menerpa. Namun lain halnya dengan pantai tanjung pasir saat ini.

Pantai Tanjung Pasir berada di kecamatan Teluk Naga, walaupun air pantainya keruh tapi destinasi wisata ini mempunyai potensi dan prospek wisata yang berkembang dengan baik. Apa lagi jika di kelola dengan baik pula, terutama masalah kebersihan pantai.

Pantai Tanjung Pasir ini punya pasir yang cukup halus, berwarna hitam mengkilat jika di terpa cahaya matahari, cukup layak jika dijadikan arena bermain pasir untuk anak-anak. Di pinggir tepian laut banyak tumbuh pohon – pohon randu atau lebih dikenal dengan pohon cinta karena bentuk daunya yang menyerupai bentuk hati. Tempat yang asik bersantai di bawah pepohonan, sederetan warung – warung makan di halaman pantai melengkapi kebutuhan saat berwisata ke pantai ini.

Namun sayangnya, saat ini pinggiran Pantai Tanjung Pasir tampak kotor, banyak sampah plastik bertebaran. Bahkan banyak pula ditemukan sampah diapers bayi. Sungguh sangat disayangkan masih kurangnya kesadaran para pengunjung destinasi wisata ini akan pentingnya menjaga kebersihan, terutama kebersihan laut dari sampah plastik. Akan sangat berbahaya jika sampah plastik ini sampai di makan oleh biota laut. Tentunya ini mengancam kelangsungan hidup biota laut tersebut. Siapa yang akan di rugikan? Ya, kita sendiri, manusia tentunya.

Jika datang berwisata ke pantai ini ayo bersama saling membersihakan sampah, jika terlihat di depan mata kita tinggal masukan sampah pada kantong kresek dan menepikanya di tempat pembuangan sampah agar di angkut oleh petugas kebersihan nantinya. Berwisata sambil mengedukasi pengunjung lainnya agar ada rasa kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Bukankah yang menikmati keindahannya kita juga sebagai pengunjung.

Menjaga kebersihan lingkungan haruslah dari diri kita sendiri, dan tularkan sifat mencintai kebersihan alam pada sesama. (ina)