Wisata Edukasi Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Yang Terlupakan

Wisata Edukasi Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Yang Terlupakan

SHNet, Jakarta – Ada wisata edukasi sejarah nih di Lubuklinggau, Museum Subkoss ramai orang menyebutnya, yuk kita simak bersama ulasannya.

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, dibangunya museum ini adalah untuk mengenang, menghargai serta melestarikan nilai – nilai kepahlawanan para perjuangan kemerdekaan pada masa revolusi fisik tahun 1947 sampai dengan 1949. Pada saat itu Kota Lubuklinggau merupakan pusat pemerintah sipil dan pusat komando tertinggi TNI untuk wilayah Sumatera bagian Selatan Yaitu Sub Komando Sumatera Selatan (Subkoss).

Museum Subkoss Garuda yang ada di kota Lubuklinggau ini mempunyai pemandangan yang keren, di depan gedung museum terdapat pohon – pohon beringin yang besar dan tentunya rindang, ada kepala kereta di samping halaman museum, ada pula patung pahlawan di muka halamannya, di seberang jalan terbentang kebun kurma milik Mesjid Agung As Salam karena museum ini letaknya bertetangga dengan Masjid Agung As Salam Lubuklinggau.

Selain itu lokasi di dekat Museum dan Masjid ini adalah bisa di bilang Alun – alun kota Lubuklinggau, setiap harinya akan ramai penjual berbagai macam kuliner, dari makanan berat seperti nasi sampai minuman seperti kopi pun ada. Semua tersaji lengkap sebagai teman nongkrong warga Lubuklinggau. Selain itu ada pula wahana permainan anak – anak seperti memancing di kolam kecil, naik odong – odong dan yang lainnya.

Namun sayangnya, Museum yang berdiri kokoh di lingkaran ini jarang sekali di kunjungi warga. Museum ini sepertinya hanya sebuah bangunan tua yang layu, tampak tak terurus. Lapuk dimakan usia, catnya sangat kusam walaupun gedungnya tetap kokoh. Mungkin karena ini minat masyarakat kurang untuk mengunjungi museum, padahal wisata edukasi ini baik sekali untuk di ketahui, dipahami anak – anak, generasi penerus bangsa, mengenal satu sisi sejarah kota Lubuklinggau.

Ada baiknya pengurus wisata edukasi sejarah ini berbenah bangunan untuk menarik para pengunjung datang. Karena sangat sayang sekali jika Monumen sejarah ini terlihat seperti terlupakan.

Monumen ini di bangun pada tahun 1986 oleh pemerintah Kabupaten Musirawas, yang dulunya Kota Lubuklinggau masih bergabung bersama Kabupaten Musirawas, sebelum adanya otonomi daerah.

Saat ini untuk masuk ke Museum Subkoss tidaklah di pungut biaya, tapi kondisi museum memang selalu terkunci rapat, jadi jika ingin masuk haruslah menghubungi pengurus museum terlebih dahulu.

Letak Museum Subkoss ini berada di pusat kota, sangat mudah untuk di kunjungi. (ina)