Walikota Bogor, Bima Arya Dukung Film Pemberontakan PETA Blitar

Walikota Bogor, Bima Arya Dukung Film Pemberontakan PETA Blitar

PIAGAM - Walikota Bogor, Bima Arya (kanan) Sugiarto pun menerima piagam penghargaan PETA dari Ketua Umum Yapeta, Tinton Soeprapto. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, BOGOR – Keramaian terlihat di halaman Museum PETA (Pembela Tanah Air) Bogor, di kawasan Jalan Jendral Sudirman, di pusat kota Bogor pada Jumat (14/2) pagi. Tak heran Karena disitu tengah berkumpul para veteran kemerdekaan RI bersama Ketua Umum Yapeta (Yayasan Pembela Tanah Air), Tinton Soeprapto.

Hadir juga sejumlah tokoh perwakilan dari Menteri Sosial RI, perwakilan dari Lemhanas, dan juga para Walikota dan Bupati. Seperti yang tampak hadir lebih awal adalah Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Mereka datang berbondong-bondong ke Monument dan Museum PETA itu dengan tujuan memperingati peristiwa pemberontakan PETA Blitar 14 Februari 1945.

Peringatannya dilakukan setiap tanggal 14 Februari di tempat yang sama bersama Ketua Umum Yapeta dan sejumlah veteran Kemerdekaan RI. Total ada delapan orang veteran Kemerdekaan yang dianugerahi piagam penghargaan oleh Yapeta karena dianggap berjasa dalam menyumbangkan kemerdekaan RI.

Ketua Umum Yapeta, Tinton Soeprapto pun berharap peringatan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial biasa. Banyak pejuang veteran yang nyaris dilupakan di masa sekarang. Tinton yang juga legenda Otomotif Indonesia dengan sejumlah prestasinya itu berharap agar semua pejuang itu bisa ditelusuri dan mendapatkan piagam penghargaan atas jasa-jasa mereka terhadap Kemerdekaan RI.

“Tujuan mendirikan Museum PETA ini juga dilandasi atas semangat untuk mengenang perjuangan mereka,” jelas Tinton. Tinton juga menyatakan kalau ia sudah membicarakan soal rencana pembuatan film PETA dengan anak mantunya, Marcella Zalianty, artis film yang juga merupakan istri dari putra Tinton, Ananda Mikola.

“Kebetulan mantu bintang film, nah ini semoga jalannya bisa lebih terbuka untuk merampungkan film PETA ini,” harap Tinton. Hal serupa disambut baik walikota Bogor, Bima Arya.

Politikus partai PAN ini menyatakan kalau Marcella sudah mendengar semua dan tinggal bagaimana tindak lanjut untuk pembuatan film nanti. Bima Arya menyatakan siap mendukung Yapeta dalam proses menggali unsur-unsur sejarah dan melestarikannya di masa sekarang. Ia pun berharap pengelolaan museum harus dimaksimalkan.

“Untuk pembuatan film saya setuju sekali. Ayo kita keroyokan. Apalagi kalau yang buat Marcella. Pasti terjaminlah mutunya. Nanti kita selesaikan semuanya secara adat lah,” tutur Bima Arya lagi. (Nonnie Rering)