Wabah Corona di AS Tinggal Tunggu Waktu

Wabah Corona di AS Tinggal Tunggu Waktu

SHNet, Jakarta – Penyebaran virus corona di China mulai melambat. Namun, di beberapa negara, penyebaran baru dimulai.

Di Korea Selatan, Iran, Italia, dan Jepang menunjukkan kenaikan angka orang yang terinfeksi. Ada pertanyaan, apakah virus ini juga akan menyebar dengan cepat di Amerika Serikat (AS)?

Dilansir laman online Live Science, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS menyebutkan, penyebaran virus di negeri Paman Sam tersebut tinggal menunggu waktu.

CDC menyebut bahwa ini bukan masalah “jika” tetapi “kapan” virus corona baru itu akan menyebar di Amerika Serikat.

Menurut laporan pejabat CDC AS dalam konferensi pers 25 Februari 2020, dalam sepekan terakhir, ada laporan peningkatan penyebaran virus di negara-negara lain, termasuk Korea Selatan, Iran, Italia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Jepang.

Itu “tentu saja meningkatkan tingkat kekhawatiran kami dan meningkatkan tingkat harapan kami bahwa kami akan menyebarkan komunitas di sini” di AS, Dr. Nancy Messonnier, direktur Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernafasan CDC, mengatakan dalam briefing .

Saat ini, wabah meliputi kriteria pandemi, dimana virus di balik wabah dapat menginfeksi orang dan menyebabkan penyakit, dan dapat dengan mudah menyebar dari orang ke orang. “Ketika penyebaran komunitas terdeteksi di semakin banyak negara, dunia bergerak semakin dekat untuk memenuhi kriteria ketiga: penyebaran virus baru di seluruh dunia,” kata Messonnier.

Dari negara lain, jelas sekali penyebaran komunitas dimulai, virus “bergerak cukup cepat,” tambahnya. “Kami ingin memastikan bahwa publik Amerika siap” untuk penyebaran di AS, katanya.

CDC merekomendasikan agar orang-orang mulai mengambil langkah-langkah, seperti bertanya pada sekolah terkait strategi mereka untuk mengurangi penyebaran.

Sebagai contoh, sekolah mungkin mempertimbangkan untuk membagi siswa menjadi kelompok yang lebih kecil atau bahkan menggunakan teleschooling berbasis internet, katanya. Dalam skala yang lebih besar, masyarakat dan kota mungkin perlu mengubah atau menunda pertemuan massal, tambahnya.

“Komunitas lokal perlu mengambil keputusan,” kata Messonnier. “Sekarang saatnya bisnis, rumah sakit, sekolah komunitas dan orang-orang biasa mulai bersiap.”

Saat ini tidak ada komunitas yang dikenal menyebar di AS. Ada 14 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di AS yang terdeteksi melalui pengawasan kesehatan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 12 kasus terjadi pada orang yang melakukan perjalanan ke China dan dua pada orang yang terinfeksi dari orang ke orang menyebar setelah melakukan kontak dekat dengan para pelancong.

Selain itu ada 39 kasus di antara warga AS yang dipulangkan ke negara tersebut dari kapal pesiar Diamond Princess atau Wuhan, China (tempat wabah dimulai) dan ditempatkan di bawah karantina.

Tetapi masih juga belum ada vaksin untuk mencegah infeksi oleh SARS-CoV-2, juga tidak ada pengobatan. Jadi ketika virus mulai menyebar di Amerika Serikat, kita masih belum tahu seperti apa bentuknya, kata Messonnier.

Dia menegaskan bahwa sementara dia berharap infeksi tidak akan parah di AS, para pejabat sedang mempersiapkan skenario ini. (Ina)