Delapan Candi di Desa Wisata Muaro Jambi

Delapan Candi di Desa Wisata Muaro Jambi

SHNet, Jakarta – Muaro Jambi adalah sebiuah desa wisata yang terletak di Provinsi Jambi. Lertaknya di Kecamatan Muara Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Baru diresmikan sebagai desa wisata pada 11 Mei 2017, namun desa ini suda asa sejak lama.

Desa Wisata Muaro Jambi terletak di dalam kawasan cagar budaya Muaro Jambi. Cagar alam ini meliputi wilayah seluas 260 hektar dengan 110 candi.

Sembilan di antaranya telah dipugar. Selain desa Muara Jambi, terdapat pula 6 desa lainnya di wilayah cagar budaya ini. Desa itu adalah Dusun Baru, Danau Lamo, Kemingking Luar, Kemingking Dalam, esa Teluk Jambu, dan Dusun Mudo.

Ada banyak kegiatan yang ditawarkan oleh desa wisata Muaro Jambi kepada para wisatawan yang datang. Pengunjung bisa trekking dan bersepeda mengunjungi delapan candi di dalam kawasan cagar budaya Muaro Jambi.

Buat yang hobi kuliner, bisa menikmati kuliner khas desa Muaro Jambi. Traveler juga bisa belajar mengayam tikar dan menyaksikan pertunjukkan tari topeng, atau menanam pohon di tepi sungai dan mengikuti susur sungai Batanghari.

Selain itu, warga desa juga sering menerima kunjungan dari umat Buddha yang hendak berziarah ke candi-candi di Muaro Jambi. Bukan hanya dari nusantara, umat Buddha yang datang juga berasal dari India, Bangladesh, Thailand, Kamboja, Tibet, dan Tiongkok.

Bahkan setiap tahun desa Muaro Jambi dikunjungi banyak umat Buddha yang hendak merayakan Waisak. Hal itu membuat Muaro Jambi menjadi salah satu dari dua pusat perayaan Waisak di Nusantara, selain Borobudur.

Keunikan desa wisata Muaro Jambi bahkan menarik perhatian sebuah kampus di Singapura. Pada tahun 2017 silam, rombongan dari Lasalle College of Art di Singapura datang ke desa wisata Muaro Jambi untuk mempelajari kebudayaan setempat selama 10 hari. Sementara pada tahun 2018 warga desa Muaro Jambi diundang ke Singapura untuk melakukan pameran budaya disana. (maya)

Traveler yang ingin menjelajahi keunikan budaya Desa wisata Muaro Jambi bisa segera berkemas dan berangkat ke Kota Jambi lalu meneruskan perjalanan darat selama 40 menit ke desa Muaro Jambi. (maya)