Tempoyak Si Asam Yang Nikmat

Tempoyak Si Asam Yang Nikmat

SHNet, Jakarta – Apakah anda sudah pernah mencicipi tempoyak? Makanan yang berasal dari daging buah durian yang di fermentasi.

Olahan makanan dari daging buah durian ini mempunyai rasa asam yang menggigit, aromanya cukup menyengat dan teksturnya lembek. Rasa asamnya dihasilkan karena proses fermentasi, rasa asam inilah yang membuat tempoyak menjadi sangat nikmat saat di sajikan bersama nasi hangat. Tempoyak dapat di sajikan mentah, dimakan langsung bersama cabai muda sebagai lauk makan nasi maupun dimasak seperti dijadikan sambal tempoyak, pepes tempoyak atau tempoyak kuah tentunya di tambah dengan irisan ikan baung sungai atau ikan lainnya sesuai selera.

Di Indonesia tempoyak terkenal sebagai makanan khas masyarakat daerah Sumatera Selatan, khususnya Palembang walapun juga tersohor di daerah Kalimantan. tetapi juga populer di provinsi Lampung, Jambi, dan Bengkulu karena provinsi-provinsi tersebut juga penghasil buah durian.

Selain di Indonesia, tempoyak juga populer di negara tetangga kita, Malaysia . Tempoyak merupakan makanan khas bangsa Melayu, yaitu suku bangsa Melayu di Malaysia dan Indonesia yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan. Dilansir oleh Wikipedia

Meskipun belum banyak orang-orang di Indonesia menkonsumsi tempoyak, sudah cukup banyak situs-situs makanan maupun media sosial yang memperkenalkan atau menampilkan olahan makanan berbahan dasar tempoyak.

Di beberapa daerah di Sumatera tempoyak biasa juga di sebut tempuyak. Tempoyak sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, karena dalam proses fermentasi daging buah durian ini berinteraksi dengan bakteri Lactobacillus plantarum.

Fermentasi tempoyak hanya menggunkan garam, namun ada juga yang sama sekali tidak menambahakan bahan lain ke dalam fermentasi daging buah durian ini.

Tempoyak di fermentasi selama 3 sampai 6 hari, namun tempoyak dapat dikonsumsi sesuai selera, mau 3 hari setelah fermentasi atau 6 hari setelah fermentasi. Karena dalam hitungan hari inilah, kita dapat memilih tingkat keasaman tempoyak yang diinginkan, sesuai selera.

Jika kalian ingin mencoba mencicipi olahan tempoyak ini tidak perlu bersusah payah ke daerah Sumatera ataupun daerah Kalimantan karena kalian dapat membuatnya sendiri dirumah, membuat olahan tempoyak ini sangatlah sederhana hanya memisahakan daging dan biji buah durian, kemudian dimasukan ke dalam toples, tambahkan sedikit garam jika menginginkan rasa tempoyak sedikit asin ataupun boleh tidak ditambahkan garam, sesuai selera kalian. Kemudian tutup rapat diamkan selama 3 sampai 6 hari dan tempoyak siap untuk dijadikan olahan makanan. (Ina)