Simalungun Penghasil Cabai Rawit di Sumatera Utara

Simalungun Penghasil Cabai Rawit di Sumatera Utara

SHNet, MEDAN – Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Sumatera Utara (Sumut), Marino mengatakan, hasil produksi cabai rawit ini berasal dari beberapa daerah sentra produksi. Daerah yang paling besar menghasilkan adalah Kabupaten Simalungun.

“Kalau daerah yang terbesar menghasilkan produksi cabai rawit itu ada di Kabupaten Simalungun, yakni sebesar 13.842 ton. Untuk daerah kedua terbesar ada di Tapanuli Utara dengan 5.037 ton dan yang ketiga ada di Kabupaten Karo, sebesar 3.513 ton,” katanya.

Ia pun menambahkan, selain tiga daerah tersebut, ada 22 kabupaten lainnya yang menghasilkan cabai rawit.

Ada pun daerah tersebut, yakni Nias 51 ton, Madina 99 ton, Tapanuli Selatan 721 ton, Tapanuli Tengah 309 ton, Toba Samosir 799 ton, Labuhanbatu 43 ton, Asahan 385 ton, Dairi 1.952 ton, Deliserdang 1.245 ton, Langkat 96 ton.

Kemudian, Nias Selatan 116 ton, Humbanghasundutan 1.926 ton, Phak-phak Barat 440 ton, Samosir 560 ton, Serdangbedagai 293 ton, Batubara 281 ton, Padang Lawas Utara 74 ton, Padang Lawas 299 ton, Nias Barat 3 ton, Tanjungbalai 44 ton, Sidempuan 45 ton dan Gunung Sitoli 10 ton.

“Kalau di luar kabupaten dan kota itu, ada tujuh daerah yang tidak memproduksi cabai rawit, yakni Medan, Binjai, Tebingtinggi, Siantar, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara dan Nias Utara,” ujarnya lagi. (maya)