Mendikbud Serahkan Soal Tes CPNS kepada Menteri PANRB

Mendikbud Serahkan Soal Tes CPNS kepada Menteri PANRB

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menerima naskah soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk tes CPNS dari Mendikbud Nadiem Makarim di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/1). [SHNet/Ist].

SHNet, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyerahkan naskah soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Senin (13/1) lalu.

Menteri PANRB dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya serah terima soal SKD tersebut, selanjutnya Tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan memasukkan (meng-‘inpu’t) naskah soal tersebut ke dalam sistem CAT BKN yang akan digunakan dalam proses seleksi.

“Atas nama Panselnas CPNS saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam penyusunan naskah soal SKD dari awal tahun 2019,” ujarnya dalam acara serah terima soal SKD CPNS 2019, di Kantor Kemendikbud, Senin (13/1).

Proses penginputan naskah soal memerlukan kehati-hatian dan jaminan kerahasiaan serta keamanan data. Oleh karenanya, Tjahjo Kumolo berpesan kepada seluruh Panselnas agar mengawal kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian proses seleksi tersebut. Panselnas terdiri dari Kementerian PANRB, Kemendikbud, BKN, BSSN, BPPT, dan BPKP.

Panselnas menetapkan jadwal tahapan SKD akan dimulai pada akhir Januari hingga Februari 2020. Tahapan bermula dengan ujian berbasis komputer (Computer Assisted Test). Materi SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada acara Serah-Terima Naskah Soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk tes CPNS dari Mendikbud Nadiem Makarim di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/1). [SHNet/Ist].

Antusiasme Masyarakat terhadap Rekrutmen CPNS
Data dari SSCASN BKN menunjukkan tercatat sejumlah 4.197.218 calon peserta telah melakukan pendaftaran, dan sebanyak 3.364.897 telah lolos verifikasi administrasi. Angka dalam data tersebut menunjukkan besarnya antusiasme dan perhatian masyarakat terhadap rekrutmen CPNS.

Proses pengadaan CPNS tahun 2019 menyediakan 154.029 formasi, yang terdiri dari instansi pusat sebanyak 37.584 formasi dan instansi daerah sebanyak 116.445 formasi.

Tim Panselnas mengharapkan proses seleksi CPNS Tahun Anggaran 2019 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), dan pada akhirnya dapat menghasilkan CPNS yang berdaya saing, kompeten, dan berintegritas guna mewujudkan kondisi Indonesia yang lebih maju.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaring calon Aparat Sipil Negara (ASN), penyusunan soal SKD 2019 dilakukan melalui beberapa tahapan. Proses ini melibatkan berbagai pihak, antara lain tim penyusunan soal kisi-kisi SKD tahun 2019 yang diawali dengan proses evaluasi soal dan kisi-kisi soal pada tahun sebelumnya, tahun 2018.

“Proses evaluasi tersebut melibatkan unsur dari Kementerian PANRB, BKN, BPPT, serta dosen-dosen yang berkompeten dari perguruan tinggi, didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud,” ujarnya.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada acara Serah-Terima Naskah Soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk tes CPNS dari Mendikbud Nadiem Makarim di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/1). [SHNet/Ist].

Menjaring Calon ASN Berintegritas, Nasionalis, Profesional
Mendikbud menyampaikan bahwa soal yang telah disusun juga dipastikan telah sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, yang dilakukan oleh para ahli bahasa dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. Mendikbud untuk itu menyatakan, Kemendikbud berkomitmen selalu membantu proses pengadaan soal secara akuntabel dan transparan. Tujuannya, agar dapat Tim menemukan calon ASN yang berintegritas, nasionalis, profesional, berwawasan global, dan menguasai teknologi informasi.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im menerangkan bahwa soal SKD yang diserahkan kepada Menteri PANRB telah disiapkan oleh tim dari berbagai perguruan tinggi, dan dikoordinasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, untuk seterusnya diserahkan ke Panselnas untuk digunakan pada seleksi CPNS.

“Kita harapkan soal-soal ini, nantinya dapat menyeleksi calon-calon ASN yang sesuai dan memenuhi visi dan misi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin,” pungkasnya. (whm/sp)