BKKBN Gandeng TNI Layani Masyarakat di Daerah Terpencil

BKKBN Gandeng TNI Layani Masyarakat di Daerah Terpencil

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Rabu (15/01) (foto: bkkbn)

JAKARTA- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membutuhkan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melakukan pelayanan masyarakat terutama di daerah-daerah terpencil dan perbatasan. Hal ini disampaiakan Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo Sp.OG(K) ketika dihubungi di Jakarta, Senin (20/1) menjawab alasan kerjasama tersebut.

“BKKBN membuthkan kerjasama itu. Maka akan joint dengan TNI untuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) di lapangan. Juga dalam berbagai acara seperti Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), Karya Bakti TNI dan lainnya,” ujarnya.

Hasto Wardoyo mengatakan pelayanan KB harus bisa mencapai masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan, bahkan pada warga Indonesia di daerah-daerah perkebunan di Malaysia. Oleh karenanya kerjasama dengan TNI sangat diperlukan.

“Bersama TNI, BKKBN akan melayani warga yang ada di barak-barak perkebunan di Malaysia yang tidak mendapat layanan KB. Mereka adalah warga Indonesia yang menjadi pekerja di perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.

Ia menyoroti kehidupan para pekerja perkebunan sawit di Malaysia yang selama ini belum terjangkau oleh BKKBN.

“Banyak yang suami istri dengan anak-anak yang cukup banyak karena tidak mendapatkan pelayanan KB,” jelasnya.

Selain itu pelayanan KB, para pekerja membutuhkan pelayanan kesehatan lainnya, karena jauh dari fasilitas kesehatan yang memadai.

“Kualitas kesehatannya akan jelek jika jarak kehamilan kurang dari 3 tahun dan banyak stunting,” ujarnya

Sudah tentu, selain para pekerja perkebunan, BKKBN juga harus memastikan pelayanan kesehatan dan KB di daerah perbatasan. TNI adalah pihak yang paling tepat untuk diajak kerjasama untuk pelayanan di daerah-daerah tersebut.

“Kami akan layani masyarakat di daerah perbatasan Kalimantan Barat,” tegasnya

Dukungan TNI

Sementara itu TNI akan konsisten dalam mendukung program-program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), khususnya di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan Keluarga Berencana.

Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, saat menerima audiensi Kepala BKKBN Hasto Wardoyo beserta stafnya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/1) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima Hadi menyampaikan bahwa TNI sejak dulu hingga kini tetap konsisten dalam mendukung dan bersinergi secara aktif pada program BKKBN di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan Keluarga Berencana.

“Hal ini juga sejalan dengan tugas-tugas TNI, salah satunya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan TNI di dalam masyarakat,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (15/1).

Hadi mengatakan, sinergi TNI dengan BKKBN dilaksanakan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh wilayah Indonesia secara rutin dan terprogram untuk membantu memberikan penyuluhan-penyuluhan mengenai Keluarga Berencana kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Hasto Wardoyo juga memperkenalkan diri sebagai pejabat Kepala BKKBN menggantikan Sigit Priohutomo dan mengucapkan terima kasih atas berkenannya Panglima menerima kunjungannya.

Sekadar informasi, dalam pertemuan itu Panglima TNI didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit dan Kapuskes TNI Mayjen TNI Bambang Dwi. (sp)