Ayo Berkunjung ke Lubuklinggau

Ayo Berkunjung ke Lubuklinggau

SHNet, Jakarta – untuk kalian para penjelajah keindahan alam negeri Indonesia, yang masih binggung dalam mencari destinasi kota yang menarik untuk dikunjungi cobalah untuk datang ke kota Lubuklinggau.

Kota Lubuklinggau merupakan satu kota kecil yang indah, sejuk, serta aman untuk dijelajahi. Kota ini cukup mudah untuk datangi karna jalur transportasi sangatlah mendukung, baik dari transportasi udara maupun darat.

Saat ini kota Lubuklinggau sudah dibangun bandar udara Silampari, dahulu bandara ini adalah bandara perintis dan mulai di operasikan pada tahun 1994, dan saat ini bandar udara silampari telah mengalami perkembangan yang sangat baik. Dan jika ingin mengunjungi kota dengan jalur darat juga sangatlah mudah karena Kota kecil yang berada di provinsi Sumatera Selatan ini berbatasan langsung dengan beberapa provinsi. Provinsi Bengkulu jika ke Barat dan Provinsi Jambi, Padang, dan Medan sampai ke Aceh jika mengarah ke sebelah Utara. Dan provinsi Lampung disebelah selatan. Jika anda datang dari kota Jakarta maka anda akan melewati pelabuhan Merak dan menyemberang ke pelabuhan Bakaeuni Lampung.

Kota yang dikenal dengan sebutan Kota Sebiduk Semare, ‘Sebiduk Semare berasal dari bahasa daerah yang mempunyai arti sebiduk adalah wadah sedangkan semare adalah suatu tempat pertemuan’ dilansir dari zonarantau.com mempunyai keindahan alam yang cantik, diantaranya adalah Air Terjun Temam, Watervang, dan Bukit Sulap.

Jelajah Alam
Air Terjun Temam, Niagara mini ini berlokasi tidak jauh dari pusat kota, tepatnya di kelurahan rahma kota lubuklinggau. Disini anda akan merasakan kenyamanan serta kesejukan alam, area air terjun yang masih sangat alami dikelilingi bebatuan alam serta pepohonan yang rindang. Dibawah air terjun yang ketinggian sekitar 12meter dan lebar 25 meter terdapat kolam alami yang dapat di gunakan untuk mandi jika anda ingin merasakan sensasi dingin air terjun ini.

Wartervang yang berdiri sejak tahun 1941 ini merupakan bendungan peninggalan pada masa pendudukan Belanda. Disini anda dapat melihat kekokohan bangunan bendungan yang masih sama dari zaman pendudukan belanda, kecuali jembatan penyemberangan yang rapuh dimakan usia, telah sempat diganti karna putus, dengan deburan air yang mengalir. Anda dapat bersantai menikmati pemandangan yang indah sambil menikmati makanan khas kota ini karena di sekitar bendungan banyak warga setempat yang menjajakan kuliner khas kota ini.

Bukit Sulap, juga berada di pusat kota. Bukit yang masih sangat alami, pepohonan hijau merona di badan bukit dan aliran sungai kelingi di kaki bukit. Disini anda akan merasakan sensasi hutan di tengah kota karena jika anda naik sekitar 20 meter kearah puncak bukit sulap anda akan bertemu dengan segerombolan monyet serta hewan lainya. Dan jika anda naik lebih tinggi anda akan bertemu dengan penambang batu, yang akan dibuat menjadi batu gilingan (uleg-uleg, dalam bahasa jawa). Disini para penambang hanya menambang dengan alat tradisional dan manual sehingga tidak merusak keindahan serta ekosistem alam di bukit sulap ini.

Jadi jangan bingung-bingung lagi, atur rencana dan segera datang ke lubuklinggau, kota yang nyaman untuk melakukan pejelajahan alam sambil berekspedisi sejarah.(Ina)