Kampung Prai Ijing Destinasi Wisata Eksotis

Kampung Prai Ijing Destinasi Wisata Eksotis

Kampung Prai Ijing, Sumba, NTT. (Dok. LINE Today)

SHNet, Jakarta– Kampung Adat Prai Ijing, Desa Tebara, Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu destinasi wisata eksotis yang saat ini mulai disinggahi wisatawan mancanegara dan lokal secara rutin.

Warga di kampung tersebut masih menggunakan rumah adat Sumba atau Uma Bokulu atau Uma Mbatangu, yang merupakan adat tradisi nenek moyang yang telah berusia ratusan tahun, namun masih dipegang teguh hingga kini.

Keasrian serta orisinilitas adat dan budaya itulah yang berhasil membuat kawasan Prai Ijing Waikabubak berhasil menjadi salah satu tujuan utama wisata budaya di pulau Sumba.

Walau menjadi pusat perhatian wisatawan, namun aktivitas warga terus berlangsung secara alami. Dari bertani, berkebun, hingga anak-anak yang bebas bermain sesuka hati di jalan-jalan utama hingga setapak desa, tanpa disadari semakin menambah kerinduan wisatawan untuk berkunjung.

Selain rumah adat, daya tarik Kampung Adat Prai Ijing Waikabubak, Sumba Barat NTT adalah kerajinan tenun tradisional yang dikerjakan para perempuan desa.

Kain tenun khas Sumba yang dibuat itu, selain dipakai sehari-hari dan untuk upacara adat, juga dijual sebagai cenderamata seharga Rp250 ribu – Rp1 juta per helai. Para perajin kain tenun di desa tersebut biasanya menyelesaikan pekerjaan mereka dalam waktu dua pekan sampai dua bulan, tergantung tingkat kesulitan dan motifnya.

Dari kerajinan tenun turun temurun itulah warga setempat bisa mendapat penghasilan untuk tetap menjaga perputaran ekonomi masing-masing rumah tangga, hingga desa adat secara keseluruhan.

Belum lama ini, Kampung Prai Ijing meraih juara dua Lomba Desa Wisata Nusantara untuk kategori Desa Wisata Berkembang yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. (Stevani Elisabeth)