Desa Cidolog Penghasil Vanili dari Sukabumi

Desa Cidolog Penghasil Vanili dari Sukabumi

SHNet, Jakarta – Gapoktan Harapan menjadi pelopor pertanian vanili di Kampung Cicariu RT 06 RW 02 Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Komoditi pertanian ini punya nilai ekonomi tinggi.

Ketua Gapoktan Harapan, Uday Hidayat (59 tahun) mengatakan peluang bisnis dari tanaman yang berbau khas ini sangat besar. Meski proses penanaman yang sedikit sulit, namun hasil yang diperoleh petani bisa memuaskan.

Harga vanili yang tinggi mendorong semangat para petani di Kampung Cicariu untuk menjadikannya sebagai komoditi unggulan Cidolog. Harga vanili kering saat ini biasa dijual seharga Rp 3,5 juta hingga 4 juta per satu kilogram.

“Hampir sekitar 10 hektare lahan di Desa Cidolog saat ini sudah di tanami vanili oleh sekitar 50 petani,” ungkap Uday ditemui sukabumiupdate.com.

Mantan Kepala Desa ini mengatakan, 80 persen petani di kampungnya punya lahan sendiri. Sekitar 20 persen menanam di lahan perkebunan karet milik perusahaan. Menurut Uday, secara geografis, Cidolog cocok untuk tanaman vanili.

“Vanili ini sangat membantu perekonomian kami para petani. Meski baru di satu tahun terakhir ini vanili mulai di lirik lagi,” ungkap Uday.

Sebelumnya, Uday bersama petani lainnya pernah menggeluti pertanian vanili pada 2001. ia bersama petani yang lain pernah merasakan suksesnya pertanian vanili hingga 2008.

“Saat itu, gara-gara isu adanya kecurangan petani vanili yang menambahkan benda lain ke Vanili kami jadi kena imbasnya,” tambah Uday.

Selain permasalahan penjualan, masalah lain yang di hadapi para petani di kampung ini adalah masalah pengolahan.

“Wawasan kami tentang pengolahan vanili ini yang belum kami ketahui, harusnya memang ada pelatihan husus dari pemerintah agar kami bisa mengolah vanili ini menjadi bahan setengah jadi untuk mensiasati penurunan harga yang drastis lagi,” pungkas Uday.

Selama ini para petani hanya tau proses penanaman hingga pengeringan saja, mereka tak pernah tau peruntukan Vanili ini untuk apa dan bagaimana proses produksi nya. (maya)