Suara Merosot di Papua, Tokoh Adat Akan Temui Pimpinan Demokrat

Suara Merosot di Papua, Tokoh Adat Akan Temui Pimpinan Demokrat

Marthen Benny Maran

JAKARTA –  Suara dan kursi  DPRD Partai Demokrat menurun di seluruh Papua. Untuk itu, membuat sejumlah tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat lainnya datang ke Jakarta dan ingin  bertemu (audensi) dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI dalam waktu dekat ini.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Komununikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP), Benny Marthen Maran, ketika dijumpai di Jakarta,Rabu (20/11/2019).

Benny menyatakan hal itu didampingi sejumlah aktifis FKMPP yang baru kembali dari Papua dan bertemu dengan tokoh adat perihal menurunnya suara dan kursi Partai Demokrat di hampir semua lini di Papua. Padahal Partai Demokrat menurutnya begitu identik dengan Papua, begitu juga sebaliknya, Papua begitu identik dengan Partai Demokrat.

Sekitar sepuluh tokoh adat akan datang ke Jakarta dalam waktu dekat, dan mereka berniat ingin beraudensi dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI. Maksud dari dialog atau  audensi tersebut tidak lain ingin menyampaikan realitas yang terjadi di Papua mengapa suara Partai Demokrat bisa turun secara signifikan  di hampir seluruh Papua, dan bagaiman solusi atau jalan keluarnya untuk memperbaiki jumlah suara dimaksud.

Semuanya itu, menurut Benny Marthen Maran, para Kepala Suku ini akan menjelaskan secara langsung kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat. Dan, untuk kepentingan itulah mereka mengatakan, berani datang  dan  sudah bocking tiket pesawat, termasuk akomodasi di Jakarta, tanggal 27 November  berangkat dari  Jayapura-tiba di Jakarta  (27/11) pukul 14.00.

Menurut Benny Marthen Maran, para tokoh adat ini sangat berharap Ketua Fraksi Partai Demokrat bisa bertemu dengan mereka, karena menurutnya, penerimaan terhadap mereka juga menjadi kunci kesuskesan Partai Demokrat di Papua untuk masa yang akan datang. Menyangkut hal itulah mereka mati-matian dengan biaya sendiri datang untuk mencari solusi untuk Partai Demokrat dan juga bagi orang Papua ke depannya.

“Bila memang demi Partai Demokrat diharuskan untuk bertemu dengan Ketua Partai Demokrat, Bapak SBY, para tokoh adat ini bersedia dan merasa amat terhormat bila mereka bisa menemuinya,” katanya.

Menurut Benny, parah tokoh tersebut juga punya keinginan kuat dapat  bertemu dengan Ketua umum PD, SBY untuk memberikan masukan dan berdiskusi demi  Partai Demokrat yang baik di masa mendatang  di Tanah  Papua.(sp)