Desa Petung Penghasil Tanaman Bonsai

Desa Petung Penghasil Tanaman Bonsai

SHNet, Jakarta – Ada nuansa berbeda saat memasuki desa Petung Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ya desa yang berjarak sekitar 40 Kilometer dari kota Gresik ini merupakan desa penghasil Bonsai.

Dari 1332 Kepala Keluarga di desa ini, 75 persen diantara menggantungkan hidup pada budidaya Bonsai.Letak desanya yang berada di dataran tinggi, dengan kondisi berbukit dan bersebelahan dengan hutan tropis, sebagian besar masyarakat desa ini tidak terlalu kesulitan menjalani hidup.

Justru dari hutan dan bukitlah mereka dengan mudah mendapatkan bibit tanaman untuk dijadikan

Bonsai.Supardi, salah seorang pembudidaya Bonsai mengatakan selain membuat lingkungan asri dan segar, Bonsai hasil budidaya warga bisa terjual dengan harga tinggi, sehingga bisa untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Untuk bibit satu jenis tanaman bonsai yang belum diolah, harganya bervariasil mulai dua ratus ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Namun, jika tanaman bonsai sudah jadi, harganya bisa mencapai enam juta rupiah, tergantung jenis dan keindahannya,” ungkapnya.

Jenis pohon Bonsai yang dibudidayakan warga bermacam-macam mulai Beringin, Arabika, Asam, Pilang, Rukem, Sancang, Jeruk, Kawis, Cemara hingga Serut. Namun, pohon Serut merupakan jenis pohon Bonsai utama yang dibudidayakan warga.

“Saat ini jenis Bonsai Serut masih menjadi primadona sehingga warga selalu membudidayakannya,” tambahnya. (maya)