Oegroseno Pantas Pimpin KOI Guna Atasi Carut-Marut Olahraga Indonesia

Oegroseno Pantas Pimpin KOI Guna Atasi Carut-Marut Olahraga Indonesia

MENANTANG - Oegroseno siap menantang kandidat terkuat Raja Sapta Oktohari, yang bahkan sudah mengangongi dukungan dari Erick Thohir, yang memimpin KOI di periode 2014-2019. (Dok/SHNet)

SHNet, JAKARTA – Makin berwarna perebutan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2024. Pasalnya, Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyatakan kesiapannya maju ke kontestasi perebutan kursi ketua umum KOI, pada Kongres 9 Oktober nanti di Jakarta.

Oegroseno siap menantang kandidat terkuat Raja Sapta Oktohari, yang bahkan sudah mengangongi dukungan dari Erick Thohir, yang memimpin KOI di periode 2014-2019.

“Berkas pendaftaran Pak Oegroseno segera kami sampaikan secepatnya ke tim penjaringan,” kata Umbu S.Samapatty, juru bicara mantan Wakapolri itu, Jum’at (4/10) malam. Oegroseno, yang memimpin organisasi tenis meja nasional (PP PTMSI), merasa terpanggil untuk mengabdi di KOI.

“Kami yakin Pak Oegroeno akan menjadi calon kuat. Beliau memang dibutuhkan di saat yang tepat untuk mengatasi carut-marut olahraga Indonesia,” ungkap Umbu S.Samapaty.

Umbu, yang berprofesi pengacara, adalah mantan Ketua Bidang Hukum KONI Pusat dua periode. Ia sudah 30 tahun malang melintang di dunia olahraga Indonesia.

Bila Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, telah mendeklarasikan pencalonannya pada Selasa (24/9) lalu, Oegroseno baru akan mendeklarasikannya dalam satu dua hari ke depan ini.

Tetapi menurut Umbu, yang terpenting bukan deklarasinya. Itu hanya proses. Yang terpenting adalah pemahaman terhadap permasalahan pokok olahraga Indonesia dan tahu persis apa ‘kuncinya’ untuk penyelesaiannya.

Menurut Umbu, kasus korupsi di Kemenpora dan KONI Pusat dengan sejumlah tersangka ditangkap KPK termasuk dua Menteri Olahraganya, ditambah, dualisme cabor yang tak kunjung selesai dan sejumlah persoalan pengelolaan prestasi olah raga harusnya kita melihat pada figur yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang tepat untuk mengurai masalah-masalah hukum seperti di atas.

Belum amandemen Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional yang sejumlah pasalnya masih tumpang tindi sebut Umbu. Maka untuk mengatasi permasalah tersebut menurut Umbu, figur Oegroseno adalah sangat tepat.

Deretan prestasi Oegroseno luar biasa baik di jajaran Polri, maupun di dunia olahraga Indonesia. Di dunia olahraga, Oegroseno saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.

Selain itu, menjabat sebagai Vice Presiden Tenis Meja Asia yang bila tidak ada aral melintang akan ditunjuk menjadi Presiden Tenis Meja Asia di masa tahun 2019 ini. Dia juga sukes mengatasi sepakbola sebagai Anggota Tim 9.

Sejumlah prestasi di kepolisian yang diperolehnya menurut Umbu, semua berangkat dari kecerdasan dan kejelihan Oegroseno menyimpulkan sebuah permasalahan krusial yang tengah dihadapi oleh negara.

Figur seperti inilah yang dibutuhkan dunia olahraga saat ini, sebut Umbu yang adalah mantan kuasa hukum IOC yang menang gugat batalkan Ring Lima Logo KONI. (Nonnie Rering)