Garuda Indonesia Bangkitkan Merpati Airlines

Garuda Indonesia Bangkitkan Merpati Airlines

Ist

SHNet, JAKARTA – Garuda Indonesia Group bersama sembilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi menjalin kerja sama strategis mendukung komitmen restrukturisasi bisnis PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).

Komitmen strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Garuda Indonesia bersama dengan Merpati Airlines yang turut melibatkan dukungan dari sembilan BUMN lainnya dalam upaya percepatan restrukturisasi bisnis Merpati Nusantara Airlines.

Perjanjian Kerja Sama tersebut meliputi kerjasama dalam bidang Pelayanan Kargo Udara, Ground Handling, Maintenance Repair & Overhaul (MRO) dan Training Center. Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara bersama dengan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Asep Ekanugraha dan direksi BUMN lainnya yang turut terlibat.

Adapun BUMN yang terlibat dalam sinergi ini adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), Perum Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT PLN (Persero), serta Himbara yang terdiri dari Bank BTN, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI.

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah, mengaku sangat mengapresiasi Garuda Indonesia dan sembilan BUMN lainnya yang telah mendukung percepatan restrukturisasi Merpati Airlines melalui sinergi BUMN.

Ari Askhara berharap sinergi kerja sama bisnis ini dapat menjadi momentum penting bagi Merpati Nusantara Ailines kembali beroperasi dan mengembangkan bisnis kedepan bersama dengan BUMN lain dalam semangat sinergi BUMN. “Berangkat dari kesadaran akan pentingnya ekosistem industri penerbangan yang sehat dalam melandasi komitmen penyediaan layanan transportasi udara berdaya unggul, dukungan Garuda Indonesia terhadap akselerasi kinerja Merpati Airlines ini juga, kami harapkan dapat mendukung kemajuan industri penerbangan nasional serta memperkuat pergerakan perekonomian nasional melalui akses jaringan penerbangan, khususnya layanan cargo yang nantinya dilayani oleh Merpati Airlines ini” kata Ari.

Ia mengatakan, melalui sinergi ini, Garuda Indonesia, Kementerian BUMN, serta BUMN lainnya berharap dapat memberikan dukungan positif serta optimis bahwa Merpati dapat memaksimalkan potensi yang ada. Dengan demikian, ke depannya diharapkan Merpati dapat terus meningkatkan kinerja dan menjadi kekuatan baru untuk penyedia layanan transportasi udara di Indonesia.

Direktur Utama Merpati Airlines Asep Ekanugraha mengungkapkan, dukungan bagi langkah Merpati Airlines dalam mempersiapkan diri untuk kembali berbisnis memiliki arti tersendiri. Semua hal itu akan berakselerasi dalam memperkuat pondasi operasional perusahaan.

Melalui kerjasama tersebut, Garuda Indonesia Group  berkomitmen untuk memperkuat sinergi bisnis dalam mendukung upaya merestrukturisasi  Merpati Airlines dalam bentuk kerja sama pengelolaan bisnis. Garuda Indonesia Group bersama dengan beberapa BUMN lainnya seperti Semen Indonesia, Pertamina, Perum Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PLN akan mendukung pengelolaan usaha kargo milik Merpati melalui aktivitas pelayanan pengiriman barang-barang (kargo) di wilayah Papua.

Dalam hal kerja sama pengelolaan usaha maintenance, repair, and overhaul (MRO), Merpati Nusantara juga bertindak sebagai agen pemasaran yang menyediakan layanan untuk perawatan turbin dari Pertamina dan PLN yang difasilitasi oleh MRO Merpati Nusantara Group dan Garuda Indonesia Group.

Sedangkan dalam usaha training centre, Garuda Indonesia akan berpartisipasi dalam mengelola pusat pendidikan milik Merpati Nusantara agar ke depannya unit usaha ini dapat menjadi salah satu sumber pendapatan besar Merpati.

Pada kesempatan yang sama, Garuda Indonesia dan Sembilan BUMN juga menanda tangani kerja sama perjalanan dinas dan non dinas pada rute internasional. Garuda Indonesia juga bekerjasa sama dengan PT. Perikanan Nusantara dalam bidang Cargo dan pemanfaatan Cold Storage untuk distribusi hasil perikanan nasional di domestik dan internasional. (ino)