Satu Dekade Klinik Hayandra Hadir untuk Indonesia Sehat

Satu Dekade Klinik Hayandra Hadir untuk Indonesia Sehat

Memperingati satu dekade Klinik Hayandra yang berada di bawah naungan Yayasan Hayandra, di Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Sabtu (14/9). (SHNet/stevani elisabeth)

SHNet, Jakarta- Klinik Hayandra yang berada di bawah naungan Yayasan Hayandra telah 10 tahun memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.

Dengan mengusung tema “Satu Dekade untuk Indonesia Sehat” peringatan satu dekade Hayandra dilangsungkan di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Sabtu (14/9).

Pendiri Yayasan Hayandra Dr dr Karina SpBP.RE menceritakan, dia dan ibunya, dr Ratna H Purwoko, SpKK, FINSDV, seorang dokter spesialis kulit mendirikan Yayasan Hayandra Peduli dengan visi menjadi satu uluran tangan bagi kemanusiaan di Indonesia.

“Klinik Hayandra pada awal berdirinya memberikan layanan dokter spesialis dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk bisa mengakses layanan kesehatan spesialistik,” ujar Karina.

Saat ini, Klinik Hayandra memiliki laboratorium yang mempunyai fasilitas pengolahan sel autologus (sel yang berasal dari pasien sendiri). Produk sel autologous yang diproses di HayandraLab dapat digunakan untuk tujuan penelitian dan pelayanan terstandar di rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan yang berizin.

Rancang bangun dan penetapan sistem manajemen dan operasional HayandraLab mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pengolahan Sel Punca untuk Aplikasi Klinis.

Karina menjelaskan, sel punca atau stem cell merupakan sel induk yang ada dalam tubuh manusia. Dalam tubuh manusia terdapat 60-100 triliun sel. Sel induk ini banyak ditemui di lemak.

Untuk menggunakan sel induk, maka dilakukan sedot lemak. “Teknik sedot lemak dilakukan dengan cara membuat irisan kecil sebesar 3 mm di bagian perut untuk mengambil lemak sebanyak 30 cc. Lemak yang diambil kemudian diproses dan diserahkan ke lab. Langkah selanjutnya sel induk tersebut dimasukan ke tubuh pasien lewat infus,” ungkap Karina.

“Teknologi baru yang sudah dapat dilakukan ke pasien sambil menjalankan riset untuk mendapatkan data ilmiah. Oleh karena itu dalam acara ini kami melakukan launching Hibah Riset Hayandra yang diharapkan dapat berguna bagi para peneliti yang tertarik untuk bersama-sama dengan Hayandra mengembangkan teknologi terapi sel di Indonesia, sehingga mampu menjadi tuan rumah di negara sendiri.”

HayandraLab telah menjadi laboratorium yang secara resmi berizin untuk menyelenggarakan pengolahan sel untuk aplikasi klinis. Kami juga mengerti akan pentingnya riset yang berkesinambungan dalam mendukung layanan terapi yang aman, efektif dan efisien. Terapi sel di Indonesia sesuai dengan Permenkes no. 32 tahun 2018, mengikuti kaidah riset berbasis layanan.

Klinik Hayandra juga memiliki sejumlah layanan lainnya, seperti terapi dengan PRP( Platelet-Rich Plasma) yang dapat digunakan baik untuk terapi anti aging, maupun terapi kesehatan lainnya.

Salah satu fungsi PRP yang saat ini ramai dibicarakan adalah fungsinya dalam anti aging dan estetika, yang telah mengkombinasikan PRP dengan microneedling yang secara awam dikenal sebagai vampire facial. PRP secara luas juga telah dikombinasikan dengan terapi laser, baik untuk muka maupun rejuvenasi vagina, juga dapat dikombinasikan dengan fat grafting, yaitu transfer lemak tubuh pasien sendiri ke area yang membutuhkan, seperti garis senyum atau pipi.

PRP bahkan dapat mempercepat penyembuhan luka bakar sehingga diharapkan menghasilkan bekas luka yang lebih samar. Layanan lain yang juga bisa memberikan solusi sehat dan estetik di Klinik Hayandra adalah bedah Plastik di bidang rekonstruksi dan estetik serta bedah minimal invasif dengan laser. Layanan pendampingan psikologi dalam terapi paliatif dan terapi psikologi umum juga dapat diberikan untuk memberikan dorongan moril yang dapat membantu pasien menjadi pulih atau dapat menjalankan perawatan dengan lebih baik. (Stevani Elisabeth)