Runner Up Kadet, Bekal Keren Qarrar Firhand Menuju Italia

Runner Up Kadet, Bekal Keren Qarrar Firhand Menuju Italia

KELAS - Qarrar Firhand (kiri) finis kedua kelas Kadet pada Kejurnas Eshark Rok Cup di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/9) sore. (Dok/SHNet)

SHNet, SENTUL – Tuntas sudah putaran terakhir Kejurnas Eshark Rok Cup yang juga sekaligus merupakan putaran 6 Asia Rok Cup, di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/9) sore.

Pembalap belia berusia 8, Qarrar Firhand Ali menyudahi seluruh rangkaian putaran Kejurnas ini dengan hasil yang mumpuni. Qarrar yang akrab disapa Al ini finis di posisi kedua kelas kadet. Sementara Raffael Kamal tampil sebagai juara dan Calvin Wibowo membuntuti Al di tempat ketiga.

Al yang membela Tim Tanada Racing ini makin percaya diri dengan apa yang ia raih dari seluruh rangkaian perhelatan Kejurnas gokart itu. Selain meraih posisi runner up, pelajar SD Al Azhar Pusat, Jakarta ini juga mencetak prestasi manis dengan meraih pole position hingga akhirnya finis di tempat kedua.

Secara overall di akhir musim 2019 ini, Al menempati posisi ketiga peringkat nasional dan juga posisi ketiga overall kelas mini rok (khusus pengguna mesin rok). Tak cuma itu, di sejumlah putaran termasuk yang terakhir ini, Al pun dinobatkan sebagai ‘Most Overtake Kelas Kadet’.

Menurut Manajer Al, Faris Lutfi, semua pencapaian itu disyukuri sambil berharap bisa lebih baik lagi di tahun mendatang. Tapi, itu juga sekaligus jadi modal bagi putra bungsu pasangan mantan pembalap Firhand Ali dan Aimaa Fatimah ini untuk melanjutkan balapan di Italia pada akhir September dan Oktober 2019 nanti.

“Pencapaiannya sudah mumpuni mengingat Al sendiri baru mulai ikut balapan sejak dua tahun lalu. Setidaknya hasil ini jadi bekal bagi Al untuk tampil di dua balapan di Eropa, Sirkuit South Garda Lonato, Italia.

Al akan bertolak ke Italia pada 20 September mendatang guna menghadapi balapan Trofeo Du Autuno putaran 1 dan final pada Oktober nanti, di Sirkuit South Garda, Lonato, Italia. Harapannya, bisa meraih posisi terbaik di Italia nanti.

“Lawan-lawan di Italia sudah pasti berat, tapi saya akan tetap berusaha melakukan yang terbaik,” tutur Al. Faris juga mengatakan kalau balapan di Italia nanti diharapkan Al bisa menimba pengalaman untuk jadi bekal baginya memasuki musim balap baru pada 2020 mendatang.  (Nonnie Rering)