Polri Gandeng Kemenpora Gelar Kejuaraan Taekwondo Piala Kapolri

Polri Gandeng Kemenpora Gelar Kejuaraan Taekwondo Piala Kapolri

PERAGAAN - Sebelum kejuaraan dimulai, sejumlah atlet taekwondo mempersembahkan peragaan bela diri taekwondo di depan ratusan penonton yang memadati GOR POPKI Cibubur, Jakarta pada Jumat (13/9) pagi. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Dengan tujuan terus memajukan olahraga Indonesia, Polri bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar kejuaraan nasional taekwondo di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (13/9).

Acara ini dibuka langsung oleh Asisten SDM Polri, Irjen Pol Eko Indra Heri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kemenpora, Samsudin. Tampak peserta anak-anak di bawah usia 12 hingga kalangan dewasa kisaran umur 17-21 hadir dengan atribut lengkap taekwondo.

Kejurnas taekwondo piala Kapolri ini diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Asisten SDM Polri. Selanjutnya, acara menampilkan peragaan bela diri dari atlet taekwondo yang sontak mendapat pujian dan sambutan hangat seluruh penonton.

“Puji dan syukur pada hari ini kita dapat hadir dalam pembukaan kejuaraan Taekwondo Kapolri 2019 yang kedua, dengan tema ‘Dengan Olahraga Membangun Generasi Muda yang Kuat dan Berkarakter’,” kata Irjen Pol Eko saat sambutan pembukaan.

Irjen Pol Eko mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, menurutnya mempersiapkan generasi muda merupakan bagian dari tanggung jawab Polri.

“Salah satunya dengan pembinaan generasi muda secara berkelanjutan, dalam kaitan hal ini Polri mendukung penuh terselenggaranya kejuaraan Taekwondo Piala Polri 2019 ini, kegiatan ini sebagai salah satu upaya Polri untuk turut serta dalam membentuk karakter generasi muda yang berprestasi, khususnya dalam bidang olahraga bela diri taekwondo,” ucapnya.

Kejuaraan yang diikuti sebanyak 2.500 peserta ini juga sebagai bagian dari interaksi Polri dengan masyarakat. Ia berharap, kejuaraan ini dapat membentuk atlet-atlet taekwondo Indonesia yang mendunia.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Polri untuk turut serta dalam membentuk karakter generasi muda yang berprestasi khususnya dalam bidang olahraga bela diri taekwondo,” katanya. (Nonnie Rering)