Atlet Berkuda DKI Jaya M. Akbar Kurniawan Raih Penghargaan Haornas 2019

Atlet Berkuda DKI Jaya M. Akbar Kurniawan Raih Penghargaan Haornas 2019

DIDAMPINGI - Atlet berkuda DKI Jaya, Muhammad Akbar Kurniawan didampingi kedua orang tuanya, Fatchul Anas dan Ernawati Yuhana usai menerima penghargaan Haornas 2019 di Banjarmasin, Minggu (8/9) malam. (SHNet/Nonnie Rering)

SHNet, JAKARTA – Total ada 91 insan olahraga yang menerima penghargaan di malam puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2019 di Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (8/9).

Uniknya, dari total 91 penerima penghargaan itu, hanya 20 perwakilan yang diundang untuk datang langsung ke Banjarmasin dan menerima penghargaan dari Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Atlet berkuda DKI Jaya, Muhammad Akbar Kurniawan termasuk salah satu atlet yang menerima penghargaan dan juga masuk dalam 20 perwakilan insan olahraga yang diundang untuk hadir langsung ke Banjarmasin.

Muhammad Akbar Kurniawan yang akrab disapa Aan ini pun hadir di Banjarmasin dengan didampingi kedua orang tuanya, Fatchul Anas dan Ernawati Yuhana. Begitu nama Aan dipanggil untuk maju menerima penghargaan dari Menpora, kedua orangtuanya terlihat girang bukan kepalang.

“Bangga dan bahagia bisa melihat Aan menerima penghargaan tertinggi di Haornas 2019 ini,” ucap ayahandanya, Fatchul Anas kepada SHNet, di Banjarmasin. Sementara Aan mengaku bangga dan nyaris tak ada kata-kata untuk mengungkapkan kebahagiaannya. “Pokoknya saya bangga, terima kasih buat Pemerintah yang menghargai kami,” ujar remaja belia kelahiran 20 Februari 2004 ini.

Lantas, apa harapan Aan yang kini jadi andalan Pordasi DKI Jaya ini setelah meraih penghargaan ini? “Semoga ini bisa terus memicu semangat saya Karena cita-cita saya hanya bisa tampil di Olimpiade,” tutur Aan.

Lumrah kalau Aan didaulat menerima penghargaan. Pasalnya, ia adalah juara dunia berkuda junior di seri kejuaraan dunia Longines Master-HKJC Asian Junior Challenge pada 15-17 Februari 2019. Ia turun di kelas jumping 14-18 tahun dan bersaing ketat dengan atlet tuan rumah yang sudah tampil di Youth Olympic, atlet Taiwan, serta atlet Thailand yang usianya lebih tua darinya.

Sebelum menjuarai seri kejuaraan dunia di HongKong, Aan juga meraih prestasi sebagai juara di 3rd AEF Junior Jumping Championship di Taiwan pada 9-12 November 2018 dan juara CSIJB Princes Cup Thailand 19-21 November 2018. Pada 28 Februari-3 Maret lalu, Aan mengikuti FEI Jumping Challenge seri 1 di Jakarta dan menjadi juara pertama.

Ada empat atlet berkuda yang meraih penghargaan ini selain Aan. Mereka adalah: Jeremy Ewaldo Hugo, Dirga Wira Ramadhan Putra, dan Mira Marshelina Warganegara. Dan, Aan termasuk yang berusting masuk dalam undangan panitia untuk hadir langsung ke Banjarmasin. Selain plakat penghargaan, Aan dan atlet penerima penghargaan lain juga menerima dana kesejahteraan senilai Rp. 40 juta dari Kemenpora.  (Nonnie Rering)