SPEKIX 2019 Hadirkan Informasi Lengkap Seputar Autisme

SPEKIX 2019 Hadirkan Informasi Lengkap Seputar Autisme

Special Kids Expo (SPEKIX) 2019 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), 24-25 Agustus 2019. (Ist)

SHNet, Jakarta- Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI) dan Zally Zarras Learning Center (ZZLC) mengadakan Special Kids Expo (SPEKIX) 2019, di Jakarta Convention Center (JCC), 24-25 Agustus 2019.

Ketua MPATI Gayatri Pamoedji menjelaskan, masih banyak pihak yang belum dapat mengakses informasi lengkap seputar autisme. Padahal informasi yang lengkap dan komprehensif dapat membantu orang tua, pengajar terapis dan masyarakat umum untuk mendukung anak dengan autism dan kebutuhan lain (ADHD/ADD dan kesulitan belajar) bisa mandiri dan hidup lebih baik.

Autism spectrum disorder (ASD) adalah serangkaian gangguan perkembangan saraf yang sebagian besar ditandai dengan gangguan fungsi sosial dan gangguan komunikasi. Gejala dapat mencakup fokus yang intens pada satu item, tidak responsif, kurang memahami isyarat sosial (seperti nada suara atau bahasa tubuh), gerakan berulang, atau melukai diri seperti memukul-mukul kepala.

Berdasarkan paparan yang disampaikan oleh Asisten Deputi Anak Berkebutuhan Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) dalam rangka Hari Peduli Autisme di bulan April 2018 lalu disampaikan bahwa penyintas Autisme Indonesia diprediksi 2,4 juta orang dengan pertambahan 500 orang per tahun. Angka ini adalah angka yang cukup besar apalagi masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenali dan memahami cara penanganan anak yang merupakan penyintas Autisme.

“Kunci utama dari suksesnya penanganan generasi muda dengan kebutuhan khusus (anak-anak dan dewasa muda dengan Autisme, ADHD, ADD dan Kesulitan Belajar) terletak pada informasi yang akurat, sarana pendidikan dan pelatihan tepat serta dukungan dari berbagai pihak, terutama kepada orang tua agar tidak putus asa. Dukungan dari masyarakat luas, dapat dilakukan semudah tidak menggunakan kata autis sebagai ejekan, mencari informasi lebih banyak tentang apa yang dibutuhkan generasi muda berkebutuhan khusus serta mendukung dan menghormati keunikan mereka,” ungkap Gayatri

Ia menjelaskan, selain menyediakan wadah yang memberikan informasi yang komprehensif, SPEKIX 2019 juga bertujuan untuk mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan kepada generasi muda dengan kebutuhan khusus yang memiliki semangat dan bakat serta mampu menghasilkan karya yang luar biasa.

“SPEKIX 2019 menampilkan hasil karya mereka, informasi terkini pendidikan dan kesehatan yang diperlukan generasi muda dengan kebutuhan khusus, juga kemungkinan lapangan kerja yang dapat dijajaki,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara SPEKIX 2019, Dr Dotty Sutowo, menjelaskan, event tersebut merupakan kelanjutan dari Program “Jakarta Ramah Autisme” yang pada 6 April 2013 dicanangkan oleh Ir Joko Widodo yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Setelah berjalan lebih dari 5 tahun, di tahun 2019 ini program tersebut berkembang menjadi Program Indonesia Ramah Autisme.

“Kami mengajak semua pihak, untuk mendukung upaya kami menyetarakan hak dari generasi muda dengan kebutuhan khusus, agar campaign of awareness ini tidak hanya berhenti disini, tetapi tetap berlanjut hingga tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.

Pada akhirnya, acara ini bertujuan memberikan harapan dan memotivasi siapa saja untuk bersama-sama bertindak, menerima dan mendukung anak-anak berkebutuhan khusus. (Stevani Elisabeth)